Fenomena Merasa Dekat dengan Seseorang yang Jarang Kita Temui

  • 12 Mei 2026 09:56 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Kadang kita bisa merasa sangat dekat dengan seseorang meski jarang bertemu. Tidak sering berbicara, tidak selalu bersama, tetapi setiap kali berkomunikasi rasanya tetap nyaman dan tidak canggung. Kedekatan seperti ini sering terasa lebih kuat dibanding hubungan yang intens bertemu tetapi terasa biasa saja.

Hal ini terjadi karena kedekatan emosional tidak selalu dibangun dari seberapa sering bertemu. Seseorang biasanya terasa dekat ketika kita merasa dipahami, diterima, dan nyaman menjadi diri sendiri saat bersamanya. Dalam hubungan, kualitas interaksi sering kali lebih penting daripada jumlah pertemuan.

Selain itu, hubungan yang jarang bertemu biasanya tidak terlalu dibebani tuntutan sosial atau rutinitas. Tidak ada kewajiban untuk terus berkomunikasi setiap saat. Karena itu, ketika percakapan terjadi, interaksi terasa lebih tulus dan lebih bermakna.

Rasa aman secara emosional juga membuat hubungan terasa lebih dekat. Ketika seseorang tidak menghakimi dan membuat kita nyaman tanpa perlu berpura-pura, hubungan akan terasa kuat meski tidak sering bertemu. Sebaliknya, ada juga hubungan yang intens secara fisik tetapi tetap terasa jauh secara emosional.

Pada akhirnya, kedekatan tidak selalu ditentukan oleh jarak atau frekuensi pertemuan. Ada hubungan yang tetap terasa hangat meski jarang bertemu karena yang membangun kedekatan sebenarnya adalah rasa nyaman dan koneksi emosional. (STP/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....