Kenapa Kita Sering Merasa Tidak Cukup meski Sudah Berusaha

  • 11 Mei 2026 14:35 WIB
  •  Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Banyak orang tetap merasa kurang meski sudah berusaha keras. Sudah belajar, bekerja, dan mencoba menjadi lebih baik, tetapi tetap ada perasaan bahwa semua itu belum cukup. Apa pun yang dicapai terasa cepat hilang dan digantikan oleh keinginan untuk mencapai hal berikutnya.

Salah satu penyebabnya adalah karena kita terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain. Saat melihat pencapaian, kehidupan, atau kemampuan orang lain, kita mulai merasa bahwa diri sendiri masih tertinggal. Padahal, yang terlihat sering kali hanya bagian terbaik dari hidup mereka. Kebiasaan membandingkan diri ini membuat seseorang sulit menghargai prosesnya sendiri. Kita jadi lebih fokus pada apa yang belum dimiliki daripada apa yang sudah berhasil dicapai. Akibatnya, rasa cukup semakin sulit dirasakan.

Selain itu, banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa nilai diri ditentukan oleh pencapaian. Kita merasa harus terus berhasil, terus berkembang, dan terus memenuhi ekspektasi. Ketika harga diri terlalu bergantung pada hasil, seseorang cenderung tetap merasa kurang meski sudah berusaha keras.

Pada akhirnya, merasa tidak cukup bukan berarti kita benar-benar kurang. Sering kali, kita hanya terlalu keras pada diri sendiri dan lupa melihat sejauh apa kita sudah berjalan. Kadang, yang perlu diubah bukan seberapa banyak kita berusaha, tetapi cara kita melihat diri sendiri. (STP/YPA)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....