Alasan Kita Sulit Menolak Orang meski Sebenarnya Tidak Mau

  • 21 Apr 2026 14:42 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Banyak orang sering mengatakan “iya” padahal sebenarnya ingin menolak. Kita menerima ajakan, membantu sesuatu, atau menyetujui hal yang tidak diinginkan hanya karena merasa tidak enak. Setelah itu, muncul rasa lelah dan kesal karena terus mengorbankan diri sendiri.

Salah satu alasan terbesar adalah karena kita takut mengecewakan orang lain. Kita khawatir akan dianggap jahat, egois, atau tidak peduli jika menolak. Kebutuhan untuk diterima membuat seseorang lebih memilih mengorbankan kenyamanan diri daripada menghadapi kemungkinan ditolak.

Selain itu, banyak orang terbiasa merasa bertanggung jawab atas perasaan orang lain. Ketika seseorang terlihat kecewa, kita langsung merasa bersalah meski sebenarnya tidak melakukan kesalahan. Lama-kelamaan, rasa bersalah ini membuat kita semakin sulit berkata tidak.

Pengalaman masa kecil dan pola asuh juga bisa memengaruhi kebiasaan tersebut. Jika sejak kecil kita terbiasa diminta untuk selalu menurut dan tidak membantah, menolak akan terasa seperti sesuatu yang salah. Orang yang terlalu ingin menyenangkan orang lain sering kesulitan menetapkan batasan yang sehat.

Pada akhirnya, menolak bukan berarti kita orang yang buruk. Mengatakan tidak pada sesuatu yang tidak kita inginkan justru merupakan bentuk menghargai diri sendiri. Kita tidak harus selalu tersedia untuk semua orang agar tetap layak disukai. (STP/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....