Alasan Malam Hari Membuat Semua Masalah Terasa Lebih Berat

  • 21 Apr 2026 14:16 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Malam hari sering menjadi waktu ketika pikiran terasa paling ramai. Hal-hal yang siang tadi tampak biasa saja tiba-tiba terasa jauh lebih berat saat suasana mulai sunyi. Kekhawatiran, penyesalan, dan berbagai kemungkinan buruk muncul begitu saja ketika tubuh sebenarnya ingin beristirahat.

Salah satu penyebabnya adalah karena malam memberi lebih banyak ruang bagi pikiran untuk bekerja. Saat siang hari, perhatian kita terbagi oleh aktivitas, pekerjaan, atau percakapan. Ketika semua itu berhenti, pikiran yang sebelumnya tertunda mulai muncul satu per satu.

Otak cenderung lebih mudah overthinking di malam hari karena kondisi tubuh sudah lelah. Saat energi menurun, kemampuan untuk berpikir secara rasional ikut melemah. Akibatnya, masalah kecil bisa terasa jauh lebih besar daripada kenyataannya.

Selain itu, suasana malam yang tenang sering membuat seseorang lebih fokus pada hal-hal yang belum selesai. Penyesalan, rasa takut, atau hal yang belum mendapat jawaban terasa kembali memenuhi kepala. Harvard Health Publishing menyebut bahwa kondisi ini umum terjadi karena malam menjadi waktu refleksi yang terlalu panjang tanpa distraksi.

Itulah sebabnya, tidak semua pikiran yang muncul di malam hari benar-benar seburuk yang kita bayangkan. Kadang, kita hanya sedang lelah dan membutuhkan istirahat. Tidur yang cukup sering membuat masalah yang terasa berat semalam terlihat lebih ringan keesokan harinya. (STP/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....