Ketersediaan Pangan Lokal Solusi Kelaparan Pascabencana

  • 26 Mar 2026 21:53 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Potensi ketersediaan pangan lokal di daerah terdampak bencana sebenarnya mampu mencegah terjadinya krisis kelaparan massal jika dikelola dengan cara yang tepat.

Mandeh Institute menemukan fakta bahwa banyak masyarakat pesisir dan agraris memiliki cadangan pangan mandiri yang sering kali terlupakan saat situasi darurat.

Novi Fani Rovika (Co-founder Mandeh Institute) dalam dialog SABAI (Selamatkan Alam Bersama Aksi Inspiratif) di Programa 4 dan kanal Youtube RRI Bukittinggi menjelaskan, persoalan utama yang muncul di lapangan biasanya bukan pada kelangkaan bahan makanan, melainkan pada ketidaksiapan sistem pengolahan pangan dalam kondisi minim fasilitas.

Edukasi mengenai cara mengelola sumber daya pangan lokal di tengah keterbatasan air dan api menjadi sangat krusial bagi para penyintas.

"Masyarakat sebenarnya bisa tidak kelaparan karena pangan lokal mereka cukup melimpah; hanya saja cara mengelolanya yang seringkali tidak terpikirkan saat krisis," terangnya.

Ketergantungan terhadap bantuan pangan instan dari luar daerah diharapkan dapat dikurangi dengan mengoptimalkan peran perempuan dalam mengelola dapur umum berbasis potensi desa. Pemanfaatan bahan pangan alami yang ada di sekitar lokasi bencana juga lebih menjamin terpenuhinya standar gizi bagi anak-anak dan lansia.

"Kami di Mandeh Institute menjadikan temuan pangan lokal ini sebagai riset penting agar pada masa pemulihan masyarakat memiliki kedaulatan pangan mandiri," tuturnya.

Melalui literasi pangan, para ibu di nagari dapat diajarkan kembali teknik penyimpanan dan pengolahan bahan makanan tradisional yang tahan lama tanpa bergantung pada listrik.

Langkah strategis ini diharapkan menjadi bagian dari mitigasi bencana jangka panjang yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga di Sumatera Barat. (DR/YPA)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....