Peluang Timnas Indonesia Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia

  • 17 Jul 2025 20:58 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Peluang Timnas Indonesia di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia

1. Jadwal dan Format

Timnas Indonesia lolos ke putaran keempat setelah finis peringkat 3 atau 4 di babak ketiga Grup C bersama Jepang, Australia, Saudi Arabia, Bahrain, dan China. Keikutsertaan mereka dipastikan sejak Juni 2025

Putaran keempat dijadwalkan berlangsung pada 8, 11, dan 14 Oktober 2025, dengan pertandingan dipusatkan di Saudi Arabia untuk Grup B dan Qatar untuk Grup A

Tiap grup terdiri dari 3 tim, bertanding sekali (single round-robin). Juara grup lolos langsung, runner‑up lanjut ke play‑off berlaga dua leg, sebelum ke play‑off antar-benua .

2. Lawan dan Tantangan

Indonesia tergabung di Grup B bersama Saudi Arabia dan Iraq

Saudi Arabia menjadi tuan rumah, dengan atmosfer dan suporter lokal yang kuat. Indonesia berhasil mengimbangi dan bahkan menaklukkan mereka 2–0 di Jakarta pada November 2024

Namun, di tuan rumah Saudi mereka tetap jadi underdog mengingat perbedaan kualitas dan pengalaman di level Asia.

Sementara itu, Irak punya catatan positif melawan Indonesia, dengan beberapa kemenangan terakhir. Ini menambah kompleksitas di Grup B .

3. Faktor Kunci

a. Form & Keberhasilan Sejarah

Indonesia sempat membuat kejutan besar saat menang 2–0 atas Saudi Arabia dan menahan Imbang sebelumnya

Dalam babak ketiga, mereka juga sempat imbang melawan Australia dan Saudi, serta mencuri kemenangan atas China 1–0 .

b. Pelatih & Pola Rekrut

Sejak digantikan Shin Tae‑yong oleh Patrick Kluivert dan penunjukan Jordi Cruyff sebagai technical adviser, Indonesia mengadopsi pendekatan taktik ala Belanda, disertai naturalisasi pemain berdarah Belanda

Strategi ini sudah berdampak positif, meningkatkan fleksibilitas dan daya saing tim di level Asia.

c. Lokasi Netral vs Atmosfer "Tuan Rumah"

Bermain di Saudi sebagai tuan rumah jelas menguntungkan Saudi. Meski pusat, suporter lokal dan kondisi stadion bisa memengaruhi performa Garuda, sementara Indonesia terbiasa jadi tim tamu.

Inflasi kelelahan perjalanan dan kurangnya dukungan langsung publik Indonesia menjadi tantangan tambahan.

d. Tekanan Konsistensi

Dengan hanya dua atau tiga kesempatan (masing-masing satu pertandingan), Indonesia perlu tampil konsisten, fokus dan penuh strategi untuk menghindari kegagalan sejak matchday pertama.

4. Peluang Realistis

Diversitas Formasi dari sepak bola Belanda bisa menyulitkan lawan-lawan tradisional.

Seandainya Indonesia bisa mencuri minimal 1 poin di Arab Saudi serta menang melawan Irak peluang untuk runner‑up dan play‑off terbuka.

Khususnya jika bisa memanfaatkan momen saat Saudi mungkin menurunkan intensitas di laga kedua. (ZH/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....