Makna Lambang Pancasila

  • 03 Sep 2024 09:50 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi : Pancasila sebagai landasan dan ideologi bagi bangsa Indonesia tak hanya sebatas identitas dan smbol saja. Namun juga mencerminkan makna dan nilai - nilai luhur di dalamnya. Lambang pancasila adalah burung garuda dengan 5 perisai yang melambangkan setiap silanya mulai dari sila ke - 1 sampai sila ke - 5. Apa saja makna yang terkandung di dalamnya?

Lambang garuda Pancasila merapikan lambang negar yang memiliki arti dan makna tersurat maupun tersirat. Dikutip dari Buku “Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan” oleh Dr. H.Muhammad Rachmat, SH, MH, makna dari lambang Pancasila adalah sebagai berikut :

Burung garuda melambangkan kekuatan dan gerak yang dinamis yang terlihat dari sayapnya yang mengembang, siap terbang ke angkasa. Dengan sayapnya yang mengembang siap terbang ke angkasa, melambangkan dinamika dan semangat untuk menjunjung tinggi nama baik bangsa dan negara Indonesia.

Kedua kaki burung garuda yang kokok mencengkeramkan pita putih yang bertuliskan slogan yang berbunyi “Bhinneka tunggal Ika. Slogan ini diambil dari buku - buku Sutasoma, karangan Empu Tantular. Bhinneka Tunggal Ika berarti ‘Berbeda - beda tetapi satu jua”. Slogan ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia yang memiliki perbedaan suku, agama, budaya, dan sebagainya.

Warna pokok dari burung garuda adalah kuning emas. Warna kuning emas melambangkan keagungan. Bangsa Indonesia senantiasa menjunjung tingggi martabat bangsa yang bersifat agung dan luhur.

Jumlah bulu pada burung garuda juga memiliki makna. 17 helai bulu sayap kanan dan kiri yang merupakan tanggal kemerdekaan indonesia, 45 helai bulu leher yang merupakan tahun kemerdekaan Indonesia, dan 19 helai bulu pangkal leher merupakan tahun kemerdekaan Indonesia

Angka - angka yang menunjukkan tanggal 17 Agustus 1945 ini bermakna historis untuk membangun proses penyadaran bagi setiap warga negara Indonesia agar menghargai waktu dan selalu mengingat sejarahnya.

Perisai melambangkan perjuangan dan perlindungan karena perisai sering dibawa ke medan perang oleh para prajurit untuk melindungi diri dari serangan musuh. Garis melintang yang membagi perisai menjadi ruang atas dan bawah melambangkan garis khatulistiwa yang memang membelah Kepulauan Indonesia. Perisai yang merupakan lambang perjuangan dan perlindungan ini terbagi atas lima bagian yang masing-masing - masing-masing melambangkan sila - sila dalam Pancasila.

Bintang menjadi simbol sila pertama yang menggambarkan sebuah cahaya, seperti cahaya kehoranian yang berasal dari Tuhan kepada setiap manusia.

Rantai pada simbol sila kedua terdiri atas mata rantai yang berbentuk segi empat dan lingkaran yang saling berkaitan membentuk lingkaran. Keterkaitan itu memiliki makna bahwa bangsa Indonesia saling terkait erat, saling bahu membahu dan saling membutuhkan.

Pohon beringin merupakan pohon besar yang bisa digunakan oleh banyak orang sebagai tempat berteduh di bawahnya. Hal tersebut dikolerasikan sebagai negara Indonesia karena semua rakyat Indonesia dapat berteduh di bawah naungan Negara Indonesia. Tak hanya itu saja, pohon beringin memiliki sulur dan akar yang menjalar ke segala arah. Hal ini dikorelasikan dengan keragaman suku bangsa yang menyatu di bawah nama Indonesia.

Kepala Banteng memiliki filosofi sebagai hewan sosial yang suka berkumpul, seperti hanya musyawarah di mana orang - orang berdiskusi untuk melahirkan suatu keputusan.

Lambang padi dan kapas merupakan simbol pangan dan sandang yang menyiratkan makna bahwa syarat utama negara yang adil ialah yang bisa mencapai kemakmuran untuk rakyatnya secara merata.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....