Ayam Kinantan di TMSBK Bukittinggi, Ini Perawakannya
- 30 Agt 2024 17:39 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Bukittinggi: Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi atau Kebun Binatang Bukittinggi tidak terlepas dengan kata “Kinantan”. Sejatinya, kata Kinantan dilatar belakangi dengan keberadaan “Ayam Kinantan”.
Ayam Kinantan merupakan salah satu jenis ayam berwarna putih. Hal itu dibenarkan oleh Ketua Tim Flora dan Fauna Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi drh. Yoli Zulfanedi kepada RRI mengatakan kebun binatang milik Pemerintah Kota Bukittinggi ini membawa logo atau nama “Kinantan” sehingga mengharuskan TMSBK ini memiliki koleksi “Ayam Kinantan”.
Dikatakan, saat ini memang di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi telah memiliki koleksi “Ayam Kinantan”. Ayam Kinantan, ayam berwarna putih dan berekor panjang.
“jadi, karena kebun binatang kita membawa logo atau nama Kinantan, maka seharusnya kita memiliki Ayam Kinantan itu. Ayam Kinantan itu adalah ayam yang berwarna putih, setiap ayam yang memiliki bulu berwarna putih maka kita sebut dia ayam kinantan,” ujarnya

Ia menambahkan saat ini koleksi Ayam Kinantan yang sudah dimiliki Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi adalah Ayam Kinantan jenis “Onagadori”, ayam hias yang dikabarkan berasal dari Jepang, Ayam Kinantan jenis ini memiliki kemiripan dengan ayam hias “Phoenix”, ayam ini dengan ekor yang panjang, namun ekor Ayam Phoenix lebih panjang dari pada Ayam Onagadori.
“ayam kinantan yang kita miliki sekarang adalah Ayam Onagadori, kalau tidak salah ayam ini berasal dari Jepang. Ayam ini hampir sama dengan Ayam Phoenix, ayam berbulu putih, tapi ekor ayam phoenix lebih panjang dari Ayam Onagadori,” sebutnya

drh. Yoli Zulfanedi menyebutkan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi seharusnya memiliki “Ayam Kinantan Kukuak Balenggek” yang identik dengan Sumatera Barat.
“seharusnya kita memiliki koleksi ayam kukuak balenggek yang berwarna putih, kita akan mengusahakan agar ayam itu hadir di TMSBK Bukittinggi,” terangnya
Ia akui Ayam Kinantan saat ini tergolong ayam hias dikarenakan perlakuannya tidak sama dengan ayam kampung kebanyakan, satwa ini harus dirawat, dimandikan dan diberi pakan yang khusus, termasuk tempat tinggalnya juga khusus.
Sekarang, Ayam Kinantan Onagadori yang ada di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi sudah berkembang dengan baik sehingga jumlahnya pun bertambah seiring waktu, awalnya punya sepasang.

“jadi, Ayam Kinantan ini perawatannya beda dengan ayam kampung biasa, kita harus menjaga bulunya bersih dan mengkilat. Makannya pun tidak dengan makanan sisa. Ada treatment khusus,” sebutnya
Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi memiliki Keeper atau perawat Ayam Kinantan sehingga satwa ini dapat berkembang dengan baik, wisatawan pun memilih satwa ini untuk tuju di masa liburan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....