Cara Tradisional Suku Dayak Menangkap Ikan

  • 27 Mei 2024 00:31 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Baru- baru ini akun instagram @gofishingindonesia membagikan video menuba atau menangkap ikan secara tradisonal Tradisi Suku Dayak. Dalam video, tengah berlangsung puluhan masyarakat yang sebagian menyiram dan sebagian lagi memukul serabutan akar kayu.

Hingga berita ini ditulis, video telah disukai 46,3 ribu dan 1.622 komentar. Warganet memiliki beragam penilaian terkait hal ini

"Yang gua tau sih itu kayu yang mengandung racun ikan tapi ga sampe mati tuh ikan cuman klabakan mungkin," tulis @budi_ikemen.

Hampir sama dengan @amd_sat yang beranggapan jika cara ini lebih bagus ketimbang racun, karena mabuknya hanya sementara.

Begitu juga @gunatrrack, yang disukai 785 netizen, bahkan melihat sisi baik dari kegiatan ini.

"Sepertinya tidak seberbahaya menggunakan portas. Lebih dari itu, ada semangat gotong royong dan keguyuban disini. Beda dengan kapal- kapal besar yang mengeruk segala jenis ikan di laut sana," komennya.

Berbeda halnya dengan @jhunnchaa__

"Gk bagus bg saran mending pakai Jala ikan, klo pakai akat iu ikan kecil pada mati, trus klo airnya ngalir itu bakal ngebunuh banyak ikan lagi, apalagi klo kayak di waduk atau kolam, bisa- bisa ikannya punah," tulisnya. Komentar ini mendapat 61 tanda suka.

Menurut id.wikipedia.org, Nuba Adat Dayak merupakan warisan turun temurun dari nenek moyang atau leluhur dari Suku Dayak bertujuan agar turun hujan dan membasahi daratan suku Dayak. Karena itu, tradisi ini hanya digelar di musim kemarau. Tradisi menuba ikan merupakan ritual yang dilakukan suku dayak dengan meracuni ikan menggunakan getah akar tuba.

Hal ini dianggap aman, karena merupakan cara tradisional, seperti dikemukakan oleh @yudhaybf.

"Aman kalau bahan alami ini cuma bikin mabok doang ikannya, terus nanti juga seger lagi," ulasnya.

Diketahui, tradisi ritual nuba adalah bentuk gotong royong dan kerja sama di antara masyarakat Suku Dayak. Biasanya masyarakat Suku Dayak akan melakukan ritual ini pada malam hari dan berharap di esok harinya hujan akan turun.

"Mungkin setiap daerah beda- beda tapi kalau kami Dayak di Ketapang Kalbar acara nuba hanya dilakukan di saat musim kemarau panjang sampai sungai hampir kering karena itu adalah tradisi selain dapat ikan agar turun hujan juga," tulis @mommy_wijaya25.

Dalam pengerjaannya, Suku Dayak melakukan beberapa langkah. Pertama, masyarakat Dayak akan menuju ke hutan belantara untuk mencari akar tuba. Setelah berhasil ditemukan dan dikumpulkan semua akar tuba akan ditumpuk di hulu sungai beralaskan batu dan pasir.

Setelah itu, masyarakat dayak laki-laki dewasa bergotong royong memukul akar tuba agar getahnya keluar. Getah tuba ini merupakan racun alami yang sangat mematikan.

Akar tuba yang dipukulkan itu akan hancur dan remuk. Kemudian akar itu akan diperas ke dalam wadah yang berisi air. Kemudian racun tuba yang berwarna putih itu akan diangkut ke sampan atau perahu kayu milik masyarakat Suku Dayak.

Setelah semua persiapan siap, maka perahu itu akan diarahkan ke tengah sungai. Air perasan tuba itu akan disebarkan atau dimasukkan ke dalam sungai sesuai dengan perintah Kepala Suku Adat Dayak setempat.

"Jangan sampai keminum warga airnya, bisa diare parah kalau gak tau air bekas di tuba, karena kebanyakan orang Dayak, biasa minum air mentah langsung dari sumbernya," komen @juwita240424.

Selanjutnya dalam waktu kurang lebih setengah jam, berbagai jenis ikan akan bermunculan karena terkena racun yang disebarkan dari perahu kayu di tengah sungai. Masyarakat yang lain sudah menunggu di hilir sungai untuk menangkap ikan yang keracunan.

Banyak masyarakat dayak yang menaiki sampan atau perahu tradisional yang dilengkapi dengan alat tangkap ikan tradisional seperti pancingan, tombak dan jaring. Bahkan ada juga masyarakat yang menangkap ikan dengan tangannya.

"Saya orang Dayak, ini aman ya karena alami, dan kami orang Dayak tau batasan dalam memanfaatkan alam biar tetap lestari," respon @angganaeveland.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....