Dandim 0304 Agam Apresiasi Angkutan Sekolah Gratis Bukittinggi
- 05 Okt 2026 08:21 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi — Program angkutan sekolah gratis yang dilaksanakan Pemerintah Kota Bukittinggi mendapat apresiasi dari Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro, S.IP., M.Si. Program tersebut dinilai sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan akses transportasi bagi pelajar sekaligus membantu meringankan beban ekonomi orang tua.

Apresiasi tersebut disampaikan Dandim 0304/Agam saat menghadiri launching program angkutan sekolah gratis yang dipusatkan di depan SMP Negeri 1 Bukittinggi, Senin (5/10/2026) pagi.
Kegiatan launching tersebut turut dihadiri Wali Kota Bukittinggi H.M. Ramlan Nurmatias, SH, bersama unsur pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya.

Program angkutan sekolah gratis ini menjadi salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Bukittinggi terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas pelajar menuju dan dari sekolah.
Sebanyak 874 pelajar yang tersebar di delapan SMP Negeri di Kota Bukittinggi menjadi penerima manfaat program tersebut.
Untuk mendukung pelaksanaannya, Pemerintah Kota Bukittinggi melibatkan 53 unit angkutan umum yang telah memenuhi persyaratan serta dinyatakan laik jalan.
Menurut Dandim 0304/Agam Letkol Inf. Viko Andrika Sandro, program tersebut memiliki nilai strategis karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami mengapresiasi program angkutan sekolah gratis ini. Program ini sangat baik karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya para pelajar dan orang tua,” ujar Viko.
Ia menilai, akses transportasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas pendidikan.
Dengan adanya angkutan sekolah gratis, para pelajar memperoleh fasilitas transportasi yang lebih mudah dan terjangkau sehingga dapat membantu mereka dalam menjalankan aktivitas pendidikan sehari-hari.
Lebih dari itu, program ini juga dinilai memberikan manfaat langsung kepada keluarga. Orang tua tidak lagi sepenuhnya terbebani dengan biaya transportasi anak menuju sekolah, terutama bagi keluarga yang memiliki lebih dari satu anak yang masih berstatus sebagai pelajar.
“Program seperti ini tentu sangat membantu. Selain memberikan kemudahan kepada siswa, orang tua juga merasakan manfaatnya karena biaya transportasi anak dapat ditekan,” jelasnya.
Keselamatan Pelajar Menjadi Perhatian Utama
Dandim 0304/Agam juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek keselamatan dalam pelaksanaan program angkutan sekolah gratis tersebut.
Menurutnya, keputusan pemerintah daerah menggunakan angkutan umum yang telah memenuhi persyaratan dan dinyatakan laik jalan merupakan langkah penting untuk memastikan para pelajar memperoleh pelayanan transportasi yang aman.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat tidak hanya berorientasi pada kelancaran pelayanan, tetapi juga benar-benar menjadikan keselamatan pelajar sebagai prioritas utama.
“Keselamatan harus menjadi perhatian utama. Karena yang diangkut adalah anak-anak kita, para pelajar yang setiap hari berangkat dan pulang sekolah,” tegasnya.
Menurut Viko, kelayakan kendaraan, kondisi pengemudi, kedisiplinan berlalu lintas serta kepatuhan terhadap aturan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan program.
Dengan demikian, keberadaan angkutan sekolah gratis tidak hanya menghadirkan kemudahan transportasi, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pelajar maupun orang tua.
Bukan Sekadar Gratis, Tetapi Harus Aman dan Berkelanjutan
Dandim 0304/Agam berharap program angkutan sekolah gratis tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan terus mengalami penyempurnaan.
Menurutnya, setiap program pelayanan publik tentu membutuhkan evaluasi secara berkala agar pelaksanaannya dapat semakin maksimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia mendorong Pemerintah Kota Bukittinggi bersama seluruh pihak terkait untuk membuka ruang evaluasi terhadap pelaksanaan program, termasuk menerima masukan dari pelajar, orang tua, sekolah, pengemudi maupun masyarakat.
“Kalau dalam pelaksanaannya masih terdapat kekurangan, tentu perlu segera dilakukan pembenahan. Yang terpenting bagaimana program ini bisa berjalan dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia menilai evaluasi menjadi penting karena kondisi dan kebutuhan di lapangan dapat berubah.
Dengan evaluasi secara berkala, pemerintah dapat mengetahui titik-titik yang masih membutuhkan perbaikan, baik terkait rute, jadwal keberangkatan, kapasitas angkutan maupun mekanisme pelayanan.
Libatkan 53 Angkutan Umum
Program angkutan sekolah gratis ini juga memberikan dampak positif terhadap keberadaan angkutan umum di Kota Bukittinggi.
Pelibatan 53 unit angkutan umum dalam program tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya memberikan pelayanan kepada pelajar, tetapi juga melibatkan pelaku transportasi lokal dalam mendukung pelayanan publik.
Dengan demikian, program ini menciptakan manfaat yang lebih luas. Di satu sisi, pelajar mendapatkan akses transportasi gratis, sementara di sisi lain pengemudi angkutan umum memperoleh ruang untuk tetap berperan dalam sistem transportasi perkotaan.
Menurut Dandim 0304/Agam, kolaborasi semacam ini patut mendapat dukungan karena pemerintah tidak berjalan sendiri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Angkutan umum yang selama ini menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat Bukittinggi dapat diberdayakan untuk mendukung kebutuhan transportasi pelajar.
“Ini juga memberikan ruang kepada angkutan umum untuk ikut berkontribusi dalam pelayanan masyarakat. Jadi manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga oleh para pengemudi dan pelaku transportasi,” ujarnya.
Dukung Dunia Pendidikan
Program angkutan sekolah gratis pada akhirnya diharapkan menjadi bagian dari ekosistem pendukung pendidikan di Kota Bukittinggi.
Kemudahan transportasi dapat membantu pelajar datang ke sekolah tepat waktu, mengurangi kekhawatiran orang tua dan memberikan alternatif transportasi yang lebih aman bagi anak-anak.
Bagi pemerintah daerah, program tersebut sekaligus menjadi bentuk investasi pelayanan publik di bidang pendidikan. Sebab, dukungan terhadap pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan sarana dan prasarana sekolah, tetapi juga memastikan peserta didik memiliki akses yang memadai untuk mencapai tempat belajar.
Dandim 0304/Agam Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro berasal dari Lunang Silaut Kab Pessel itu mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan program tersebut.
Menurutnya, keberhasilan program angkutan sekolah gratis membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, pengemudi angkutan, orang tua, pelajar hingga masyarakat.
Dengan adanya sinergi tersebut, program angkutan sekolah gratis diharapkan bukan hanya menjadi program sesaat, tetapi mampu menjadi pelayanan publik yang konsisten dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kota Bukittinggi.
Program ini sekaligus memperlihatkan komitmen Pemerintah Kota Bukittinggi dalam menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda.
Di tengah tantangan biaya hidup dan kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang, hadirnya transportasi sekolah gratis menjadi kabar baik bagi keluarga sekaligus memberikan rasa aman bagi orang tua yang setiap hari mengantarkan anak-anaknya menuntut ilmu.
Dengan 874 pelajar penerima manfaat, delapan SMP Negeri yang dilayani, serta 53 unit angkutan umum yang dilibatkan, program tersebut diharapkan mampu menjadi solusi transportasi pelajar sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan layanan publik yang aman, mudah, dan berkelanjutan.
Bagi Dandim 0304/Agam, dukungan terhadap program tersebut merupakan bagian dari kepedulian bersama terhadap masa depan generasi muda. Sebab, memastikan anak-anak dapat bersekolah dengan aman dan nyaman merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....