Modernisasi Pertanian Kabupaten Tanah Datar dan Regenerasi Petani

  • 03 Okt 2026 12:05 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Krisis regenerasi sumber daya manusia di sektor agraris menjadi perhatian serius bagi jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, hal ini disampaikan Wel Embra S.P., M.Si. selaku pimpinan. Guna menghapus stigma bahwa bertani adalah profesi yang tertinggal dan identik dengan kemiskinan, pemerintah daerah kini gencar mempercepat program modernisasi alat mesin pertanian yang secara khusus ditujukan untuk menarik minat para generasi muda, kalangan terdidik, dan lulusan perguruan tinggi.

"Kita mendorong konsep smart farming ini melalui pembangunan screen house, di mana pengelolanya adalah petani milenial kita yang menanam komoditas bernilai tinggi seperti melon dan juga cabai," ujarnya.

Ilustrasi Pertanian Modern. Sumber: Google

Wadah konsolidasi bagi para pemuda tani juga terus diperluas keberadaannya melalui pembentukan organisasi Jaringan Petani Nasional (JPN) dan satuan tugas Brigade Pangan di berbagai kecamatan. Kehadiran entitas ini dirancang untuk memfasilitasi transfer teknologi, manajemen agrobisnis digital, hingga perluasan akses pasar berbasis teknologi informasi, sehingga aktivitas bercocok tanam dapat dikelola layaknya korporasi bisnis yang menjanjikan keuntungan finansial maksimal.

"Kami punya organisasi petani milenial untuk merangkul anak-anak muda kita, supaya mereka bangkit kembali dan tidak merasa gengsi untuk turun ke sektor pertanian," tambahnya.

Pendekatan mekanisasi yang memadukan sistem irigasi cerdas, sensor cuaca, dan pembibitan varietas unggul di dalam rumah kaca terbukti efektif mendongkrak minat kewirausahaan agrobisnis pemuda Tanah Datar. Pemerintah daerah optimistis, transformasi dari pola budidaya subsisten menuju pertanian presisi yang dikomandoi langsung oleh generasi milenial ini, akan menjadi tonggak kebangkitan ekonomi daerah, sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan pangan nasional di masa depan. (NAS)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....