ZIS: Kemenag Bukittinggi Serahkan Rp13,5 Juta ke Baznas
- 28 Sep 2026 20:48 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Komitmen Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi dalam menggerakkan kepedulian sosial melalui zakat, infak dan sedekah (ZIS) terus berlanjut. Kali ini, hasil infak dan sedekah yang dihimpun dari siswa-siswi madrasah (MTsN 1, MTsN 2 , MAN, 1, MAN 2 dan MIN Bukittinggi) diserahkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bukittinggi untuk dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Penyerahan infak dan sedekah tersebut berlangsung di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Senin (28/9/2026).
Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Kota Bukittinggi, Husnul Bashir, didampingi Pelaksana pada Seksi Pendidikan Madrasah, Indra Zoni, menyerahkan hasil infak dan sedekah siswa-siswi madrasah kepada tim Baznas Kota Bukittinggi.
Husnul Bashir menyampaikan, dana yang berhasil dihimpun pada kesempatan tersebut mencapai Rp13.531.500. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembiasaan berinfak dan bersedekah di lingkungan madrasah tidak hanya mengajarkan kepedulian, tetapi juga menanamkan nilai keikhlasan dan berbagi sejak dini.
“Alhamdulillah, infak dan sedekah dari siswa-siswi madrasah kembali dapat kita himpun dan diserahkan kepada Baznas Kota Bukittinggi. Semoga apa yang telah diberikan menjadi amal yang berkah bagi para siswa dan keluarga besar madrasah yang telah berpartisipasi,” ujarnya.
Ia berharap Baznas Kota Bukittinggi dapat mengelola dan menyalurkan dana tersebut secara tepat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak menerima.
“Harapan kita, infak dan sedekah ini dapat dikelola dengan baik dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, kebaikan yang dimulai dari siswa-siswi madrasah dapat terus mengalir menjadi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Program penghimpunan ZIS di lingkungan madrasah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Kemenag Kota Bukittinggi membangun budaya berbagi dan kepedulian sosial di kalangan peserta didik. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti pada kebiasaan memberi, tetapi tumbuh menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kolaborasi antara madrasah, Kementerian Agama dan Baznas, infak dan sedekah yang terkumpul dari tangan-tangan kecil para siswa diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas, sehingga mengubah kebiasaan berbagi menjadi gerakan kepedulian yang menghadirkan manfaat nyata bagi umat.
(Andreas)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....