Aktivitas Gunung Marapi Masih Fluktuatif, Masyarakat Diimbau Waspada
- 29 Sep 2026 08:31 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Aktivitas vulkanik Gunung Marapi di Sumatra Barat dilaporkan masih berada dalam fase fluktuatif pasca erupsi pada Sabtu 26 September lalu. Teguh Purnomo, Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Marapi Bukittinggi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMB), mengatakan hingga Senin 28/9/2026, tingkat aktivitas gunung api tersebut bertahan pada Status Level II (Waspada).
Pusat Pos Pengamatan Gunung Marapi meminta warga sekitar maupun wisatawan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi batas aman yang telah direkomendasikan. Meskipun tidak menunjukkan lonjakan letusan secara beruntun dalam dua hari terakhir, dinamika pelepasan energi magma di dalam kawah dinilai belum sepenuhnya stabil. Hal tersebut berpotensi memicu timbulnya ancaman bahaya sewaktu-waktu.
"Untuk kondisi Marapi pada saat ini, tanggal 28 September 2026, itu masih di Level Waspada. Untuk erupsi terakhir itu terjadi pada tanggal 26 September," ujar nya.

Guna mengantisipasi potensi bahaya dampak erupsi maupun lontaran material vulkanik, pihak pos pengamatan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap zonasi bahaya. Batas aman aktivitas manusia dirancang untuk meminimalkan risiko keselamatan jiwa akibat paparan material kawah secara langsung.
"Untuk saat ini, level dari Waspada di Marapi masih fluktuatif pascaerupsi dan peningkatan aktivitas mungkin sekarang masih ada. Jadi, untuk masyarakat itu diimbau tetap tidak melakukan kegiatan di wilayah radius 3 kilometer dari pusat erupsi Kawah Verbeek," tegas nya.
Penerapan jarak aman radius 3 kilometer dari Kawah Verbeek menjadi langkah mitigasi utama yang wajib dipatuhi oleh seluruh elemen masyarakat serta pendaki. Pusat Pos Pengamatan Gunung Marapi akan terus melakukan pemantauan secara berkala dan mengimbau publik untuk selalu mengakses informasi resmi serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak terverifikasi. (NAS)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....