Wabup Pasaman Dorong Kepala Sekolah Gerakkan Sekolah Hijau
- 29 Sep 2026 19:04 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi: Wakil Bupati Pasaman H. Parulian Dalimunthe menegaskan sekolah hijau harus membangun budaya lingkungan berkelanjutan. Gerakan tersebut tidak cukup hanya melalui penanaman pohon atau memperindah halaman sekolah secara rutin bersama warga.
Pesan itu disampaikan H. Parulian saat membuka Seminar Peran Kepala Sekolah dalam Menciptakan Sekolah Hijau Kabupaten Pasaman. Kegiatan berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Rabu, 23 September 2026 dengan peserta berjumlah 156 orang.
Seminar tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Asisten, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman bersama pengawas. Hadir pula kepala sekolah SD dan SMP serta pengurus Kelompok Kerja Sekolah Dasar kecamatan se-Kabupaten Pasaman.
H. Parulian menjelaskan konsep sekolah hijau mendukung visi Kabupaten Pasaman, Terwujudnya Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju dan Berkelanjutan. Menurutnya, pendidikan harus membentuk peserta didik berpengetahuan sekaligus memiliki karakter serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Sekolah hijau bukan sekadar sekolah yang memiliki banyak pohon,” ujar H. Parulian saat membuka seminar tersebut. Ia menambahkan, sekolah hijau harus menumbuhkan budaya peduli lingkungan melalui seluruh aktivitas pendidikan setiap hari.
Wakil Bupati menilai kepala sekolah memiliki posisi strategis dalam menggerakkan perubahan budaya pada lingkungan satuan pendidikan. Sebagai pemimpin pembelajaran sekaligus perubahan, kepala sekolah perlu memberikan contoh kepada guru dan peserta didik.
Keteladanan pimpinan sekolah dapat mendorong warga satuan pendidikan menjalankan kebiasaan positif secara konsisten setiap hari. Kebiasaan tersebut mencakup menjaga kebersihan, memilah sampah, menghemat air, menggunakan listrik secara bijak, serta merawat tanaman.
H. Parulian menyebut penerapan kebiasaan ramah lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah secara berkesinambungan. Guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta unsur pendukung lainnya perlu bergerak bersama membangun lingkungan pendidikan sehat.
Ia berharap seminar tersebut menghasilkan pemahaman yang dapat diterapkan kepala sekolah melalui kebijakan konkret di satuan pendidikan. Langkah tersebut mencakup pengelolaan lingkungan, pembiasaan hidup bersih, efisiensi sumber daya, serta penguatan karakter peserta didik.
Menurutnya, sekolah dapat menjadi ruang strategis untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia pendidikan dasar kepada generasi muda. Pembiasaan tersebut diharapkan membentuk peserta didik yang bertanggung jawab terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan hidup.
Pemerintah Kabupaten Pasaman terus mendorong satuan pendidikan memperkuat inovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat. Upaya itu sekaligus memperkuat karakter peserta didik sesuai arah pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Melalui peran aktif kepala sekolah, gerakan sekolah hijau diharapkan berkembang menjadi budaya bersama yang memberikan manfaat. Budaya tersebut diharapkan terus tumbuh melalui keteladanan, partisipasi, konsistensi, dan kepedulian seluruh warga sekolah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....