Wawako Allex: Ketahanan Pangan Harus Dibangun Bersama
- 22 Sep 2026 00:38 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang – Penguatan ketahanan pangan dinilai tidak hanya penting untuk memastikan ketersediaan pangan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kota bersama Polres Padang Panjang mendorong kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam mengembangkan potensi pangan daerah.
Hal tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Pemerintah Bersama Masyarakat dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Guna Pemulihan Ekonomi Masyarakat di Wilayah Hukum Polres Padang Panjang” yang digelar di Aula Bhayangkara Tathya Dharaka Polres Padang Panjang, Rabu 16 September 2026.
Kegiatan yang dibuka Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Yudi Rumantoro tersebut, menjadi forum untuk membahas potensi, tantangan, serta langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pemulihan ekonomi masyarakat.
Kombes Yudi berharap FGD tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat menghasilkan program yang konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga FGD ini bisa melahirkan program dan gagasan yang bermanfaat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra mengatakan, penguatan ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, kelompok tani, pelaku UMKM hingga masyarakat.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak sebatas memastikan tersedianya bahan pangan, tetapi juga bagaimana potensi lokal dapat diolah dan dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi yang memberikan nilai tambah serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Ketahanan pangan harus kita bangun secara bersama-sama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan masyarakat, kelompok tani, pelaku UMKM, serta seluruh unsur terkait agar potensi yang ada dapat dikembangkan dan memberikan manfaat ekonomi,” ungkap Allex.
Ia berharap gagasan yang muncul dalam FGD dapat ditindaklanjuti melalui program nyata dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Dengan demikian, penguatan ketahanan pangan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan serta perekonomian daerah.
Sementara itu, Kapolres Padang Panjang, AKBP Wisnu Hadi menyebutkan, ketahanan pangan merupakan salah satu aspek strategis karena berkaitan dengan keberlangsungan kehidupan masyarakat sekaligus stabilitas ekonomi.
Ia menegaskan Polres Padang Panjang mendukung berbagai program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, termasuk melalui peran Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat kelurahan dan nagari.
“Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek strategis. Polri tentunya mendukung program ketahanan pangan pemerintah dan mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkannya,” katanya.
FGD tersebut diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, pelaku UMKM, kelompok tani, lurah, dan wali nagari. Keterlibatan berbagai unsur ini diharapkan memperluas pertukaran gagasan sekaligus memperkuat koordinasi dalam menyusun langkah yang dapat diterapkan di lapangan.
Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala OPD terkait, lurah se-Kota Padang Panjang, wali nagari di wilayah hukum Polres Padang Panjang, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), narasumber, serta undangan terkait lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....