Percepat Eliminasi TBC 2030, Pemko Padang Panjang Kembangkan Kelurahan Siaga TBC

  • 21 Sep 2026 00:02 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Panjang - Upaya mempercepat eliminasi Tuberkulosis (TBC) terus diperkuat Pemerintah Kota Padang Panjang dengan melibatkan masyarakat hingga tingkat kelurahan.

Melalui pengembangan Kelurahan Siaga TBC, Pemko mendorong penguatan deteksi dini, pengobatan hingga tuntas, serta pencegahan penularan di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Kelurahan Siaga Tuberkulosis yang digelar Dinas Kesehatan di Auditorium Mifan, Jumat 18 September 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Gerakan Bersama Mengakhiri Tuberkulosis (GEBER TBC) melalui pengembangan Nagari/Kelurahan Siaga TBC di Kota Padang Panjang sebagai bagian dari upaya mencapai eliminasi TBC pada 2030.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, dr. Sonya Themiarto mengatakan, penanggulangan TBC tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan. Pemerintah, tenaga kesehatan, kelurahan, kader, tokoh masyarakat, serta masyarakat perlu mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

"Penanggulangan TBC membutuhkan komitmen dan kerja bersama. Tidak cukup hanya mengandalkan tenaga kesehatan, tetapi harus ada dukungan dari seluruh sektor dan masyarakat," ujarnya.

Menurut Sonya, keberadaan Kelurahan Siaga TBC diharapkan mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali gejala TBC dan mendorong warga yang memiliki gejala untuk segera memeriksakan diri.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat memberikan dukungan kepada pasien agar menjalani pengobatan hingga tuntas. Dukungan lingkungan dinilai penting untuk membantu keberhasilan pengobatan sekaligus mencegah penularan lebih lanjut.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan stigma kepada pasien TBC. Menurutnya, pasien membutuhkan dukungan dan pendampingan agar dapat menjalani pengobatan secara optimal.

Sementara itu, Guru Besar Universitas Andalas, Prof. Dr. dr. Rizanda Machmud, M.Kes selaku narasumber, menekankan pentingnya penguatan pelayanan kesehatan dasar dalam penanggulangan TBC.

Menurutnya, pelayanan kesehatan dasar yang kuat dapat mendukung penemuan kasus, keberhasilan pengobatan, serta upaya mencegah penularan TBC di masyarakat.

Ia mengatakan upaya eliminasi TBC perlu dimulai dari kemampuan masyarakat mengenali gejala, segera melakukan pemeriksaan, dan mendapatkan pengobatan yang tepat hingga tuntas. Hal tersebut perlu diperkuat dengan pendampingan terhadap pasien serta kepedulian lingkungan sekitar.

Melalui pengembangan Kelurahan Siaga TBC, Pemko berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat semakin meningkat. Dengan keterlibatan berbagai unsur, upaya pencegahan, penemuan, dan pengobatan TBC diharapkan dapat berjalan secara terpadu dan berkelanjutan dalam mendukung target eliminasi TBC 2030.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....