Penanaman Pohon, Kolaborasi BPDAS Agam Kuantan dan SDN 05 Puhun Pintu Kabun
- 21 Sep 2026 09:04 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukitinggi — Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Agam Kuantan menggelar kegiatan penanaman puluhan bibit pohon buah produktif di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Percobaan Puhun Pintu Kabun, pada Sabtu, 19 September 2026. Ajang peduli lingkungan ini dilaksanakan pada sela-sela acara temu ramah bersama para purna bakti instansi tersebut.
Langkah penghijauan ini merupakan bentuk respons nyata untuk meminimalisasi dampak rentetan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, yang belakangan melanda sejumlah kabupaten di Sumatera Barat.
Pemilihan jenis tanaman buah bersertifikat, seperti durian dan mangga, didasari oleh keinginan untuk memberikan manfaat ganda bagi lingkungan dan masyarakat. Pihak penyelenggara tidak hanya berfokus pada fungsi ekologis semata, melainkan juga menargetkan hasil panen yang dapat dimanfaatkan di masa depan.
Kepala Balai BPDAS Agam Kuantan, Yanthes Donniko, S.Hut., M.Si., menegaskan bahwa edukasi sejak dini sangat penting agar pelestarian alam ini dapat memberikan dampak kesejahteraan.
"Kami berharapnya itu bukan cuma menanam pohon tapi tidak ada nilai ekonomisnya. Jadi kita mau menggerakkan, memperlihatkan kepada anak-anak SD fungsi dan manfaatnya menanam, tapi ada nilai ekonomisnya. Makanya kita tanam hari ini tanaman buah-buahan, jadi selain dari untuk lingkungannya ada nilai ekonomisnya dan bisa dinikmati bersama," ujarnya.

Sejalan dengan inisiatif pelestarian ekosistem tersebut, otoritas pendidikan setempat merespons positif bantuan bibit tanaman yang diberikan. Program kemitraan ini terintegrasi langsung dengan upaya pembenahan fasilitas hijau sekolah serta visi institusi dalam mencetak peserta didik yang peduli lingkungan.
Kepala Sekolah SDN 05 Percobaan Puhun Pintu Kabun, Ainil Nilam Suri, S.Pd., M.Pd., memaparkan bahwa dukungan sebanyak 25 batang pohon alpukat, lengkeng, dan mangga ini akan menjadi modal penting bagi sekolahnya yang tengah bersiap mengikuti ajang penilaian wawasan lingkungan.
"Salah satu visi sekolah kita adalah mewujudkan generasi yang cinta lingkungan. Jadi pembiasaan budaya lingkungan itu dari sekolah sudah kita tanamkan. Dengan adanya kerja sama dengan balai pembibitan, mereka akan memberikan bantuan kepada sekolah kita, dan insyaallah nanti ke depannya juga akan mengikuti Sekolah Adiwiyata yang salah satu kriterianya adalah adanya pohon berupa buah-buahan," imbuhnya.
Seluruh bibit buah tersebut ke depannya akan dirawat secara berkala hingga berbuah dalam beberapa tahun ke depan. Hasil panen yang didapatkan nantinya dibebaskan untuk dikonsumsi oleh seluruh warga sekolah maupun masyarakat sekitar tanpa diperjualbelikan.
Aksi kolaboratif ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif terhadap pelestarian ekosistem, sekaligus menciptakan lingkungan akademik yang asri dan membawa manfaat jangka panjang bagi warga di sekitar sekolah. (NAS)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....