Prof. Dr. H. Edi Rosman Terpilih sebagai Ketum MUI Kota Bukittinggi 2025–2030
- 19 Sep 2026 21:47 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi-- Prof. Dr. H. Edi Rosman, S.Ag., M.Hum., Guru Besar Hukum Islam pada UIN Syekh M. Djamil Djambek Bukittinggi, terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi periode 2025–2030.
Prof. Dr. H. Edi Rosman terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kota Bukittinggi yang dilaksanakan pada Minggu, 19 September 2026. Ia menggantikan Dr. H. Aidil Alfin, MA., yang sebelumnya mengemban amanah sebagai Ketua Umum MUI Kota Bukittinggi.

Terpilihnya Prof. Dr. H. Edi Rosman membawa warna baru dalam kepemimpinan MUI Kota Bukittinggi. Dengan latar belakang sebagai akademisi sekaligus Guru Besar Hukum Islam, kepemimpinannya diharapkan dapat semakin memperkuat peran MUI dalam memberikan pandangan keagamaan serta kontribusi pemikiran terhadap berbagai persoalan keumatan dan sosial kemasyarakatan.
Sebagai akademisi di lingkungan perguruan tinggi Islam, Prof. Dr. H. Edi Rosman memiliki pengalaman dan keilmuan yang erat dengan bidang Hukum Islam. Latar belakang tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan amanah organisasi, khususnya dalam menghadapi dinamika persoalan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat.
Kepemimpinan MUI Kota Bukittinggi periode 2025–2030 nantinya diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, sekaligus menghadirkan penguatan terhadap pembinaan umat, pengembangan wawasan keislaman, serta sinergi dengan berbagai pihak dalam menjawab persoalan keumatan.
Pergantian kepemimpinan dari Dr. H. Aidil Alfin, MA., kepada Prof. Dr. H. Edi Rosman juga menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi. Peralihan amanah tersebut diharapkan berlangsung secara berkesinambungan dengan tetap menjaga marwah, independensi dan peran strategis MUI sebagai wadah para ulama dan cendekiawan Muslim.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, MUI Kota Bukittinggi diharapkan semakin hadir sebagai mitra umat dalam memberikan bimbingan, pencerahan, dan solusi terhadap berbagai persoalan keagamaan serta sosial kemasyarakatan.
Amanah baru ini sekaligus menjadi harapan untuk menghadirkan kepemimpinan MUI yang semakin responsif terhadap perkembangan zaman, kokoh dalam nilai-nilai keislaman, serta mampu memperkuat ukhuwah dan kemaslahatan umat di Kota Bukittinggi. (*/Syafrial)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....