Pemko Payakumbuh Percepat Pembangunan Pasar Blok Barat
- 12 Sep 2026 13:54 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Payakumbuh – Pedagang korban kebakaran Pasar Payakumbuh Blok Barat mendesak pemerintah mempercepat pembangunan kembali pasar. Mereka berharap segera memperoleh kepastian tempat usaha untuk memulihkan sumber pendapatan keluarga.
Hal tersebut disampaikan saat Pemko Payakumbuh bersama Polres Payakumbuh dan Kodim 0306/50 Kota memasang pagar pembatas. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Pasar Blok Barat, Jumat, 11 September 2026.
Salah seorang pedagang terdampak, Yohanes, mengatakan kondisi ekonomi pedagang semakin sulit setelah kehilangan tempat berjualan. Ia sebelumnya menempati kios di lantai satu Pasar Blok Barat.
"Kami berharap pembangunan pasar ini segera dipercepat," kata Yohanes. Menurutnya, pembangunan yang terlalu lama akan semakin menyulitkan kondisi ekonomi para pedagang.
Selama menunggu pembangunan pasar baru, keluarga Yohanes terpaksa berjualan sebagai pedagang kaki lima. Kondisi serupa dialami ratusan pedagang lain yang kehilangan tempat usaha akibat kebakaran.
Menurut Yohanes, pedagang membutuhkan kepastian agar dapat kembali berjualan seperti sebelumnya. Ia berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan pasar dan menyediakan tempat usaha bagi korban kebakaran.
"Yang kami butuhkan sekarang kepastian agar bisa kembali berjualan seperti sebelumnya," ujarnya. Kepastian tersebut dinilai penting karena kios menjadi sumber penghasilan utama bagi sebagian besar pedagang.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, mengatakan pemerintah memahami kondisi sulit yang dialami para pedagang. Pemerintah menargetkan pembongkaran sisa bangunan segera selesai agar pembangunan baru dapat dilanjutkan.
"Kita ingin pasar ini cepat terbangun dan pedagang bisa berjualan kembali," kata Zulmaeta. Pembongkaran fisik dijadwalkan mulai Sabtu, 12 September 2026, dan ditargetkan selesai maksimal satu bulan.
Zulmaeta menegaskan sebanyak 502 pedagang korban kebakaran menjadi prioritas utama pemerintah. Mereka dipastikan memperoleh tempat usaha setelah seluruh pembangunan pasar selesai.
"Yang kita utamakan pedagang korban kebakaran bisa kembali berjualan," tegasnya. Ia menyebut 502 pedagang korban kebakaran menjadi prioritas dalam penataan kembali Pasar Blok Barat.
Untuk menjamin keselamatan masyarakat, petugas memasang pagar pembatas dan jaring pengaman di sekitar area pembongkaran. Langkah tersebut mencegah material bangunan dan debu mengganggu warga serta pengguna jalan.
"Untuk pengamanan kita jamin, akan kita kawal proses pembongkaran pasar ini," ujar Zulmaeta. Ia meminta masyarakat segera melaporkan kendala yang ditemukan selama proses pembongkaran berlangsung.
Pemerintah juga menyiapkan pengaturan bagi PKL yang masih berjualan di sekitar kawasan Blok Barat. Penataan tersebut diharapkan menjaga aktivitas ekonomi tanpa mengganggu proses pembongkaran.
"Untuk PKL yang berjualan di sekitar Blok Barat jangan khawatir," jelas Zulmaeta. Pemerintah akan mengatur lokasi berjualan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan selama proses pembangunan.
Terkait desain, pemerintah telah menyiapkan rancangan pasar baru berdasarkan kajian Kementerian Perdagangan. Gedung tersebut dirancang dua lantai dan dilengkapi basement sebagai area parkir kendaraan.
Pemko Payakumbuh juga berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum terkait dukungan anggaran pembangunan. Pemerintah berharap dukungan tersebut dapat direalisasikan secepatnya pada tahun 2026.
"Kita berharap semuanya mendukung percepatan pembangunan Pasar Blok Barat ini," ucap Zulmaeta. Ia menegaskan pembangunan dilakukan untuk kepentingan dan pemulihan ekonomi masyarakat.
Terkait spanduk penolakan pembongkaran, Zulmaeta mengatakan pemerintah tetap membuka ruang penyampaian keberatan. Keberatan akan dipertimbangkan apabila disertai bukti dan dasar legalitas yang kuat.
"Penolakan itu biasa, itu dinamika," pungkas Zulmaeta. Ia memastikan pemerintah akan mengakomodasi keberatan berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Payakumbuh AKP Yuliarman memastikan situasi kawasan pasar tetap aman dan kondusif. Pengamanan dilakukan menjelang dimulainya proses pembongkaran fisik Pasar Blok Barat.
"Untuk keamanan aman terkendali, kondisinya kondusif," ujar Yuliarman. (MC)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....