Kemenag Bukittinggi Perkuat Disiplin, Integritas dan Layanan Ramah
- 07 Sep 2026 11:11 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi — Mengawali aktivitas di Senin pagi yang cerah, Aparatur Sipil Negara Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi bersama ASN Kantor Urusan Agama Kecamatan mengikuti apel pagi, Senin (7/9/2026).
Apel dipimpin Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Hj. Tri Andriani Djusair. Dalam arahannya, ia menyampaikan sejumlah informasi dan penguatan terkait pelaksanaan tugas dan fungsi ASN, kedisiplinan, penguatan Zona Integritas, serta capaian prestasi ASN dan siswa madrasah.
Mengawali arahannya, Hj. Tri Andriani menyampaikan apresiasi atas berbagai prestasi yang telah diraih ASN dan siswa madrasah Kementerian Agama Kota Bukittinggi, baik pada tingkat kota, provinsi maupun nasional. “Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh ASN serta siswa madrasah yang telah mengharumkan nama Bukittinggi melalui berbagai prestasi. Ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama sekaligus motivasi untuk terus memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas capaian Kontingen Kota Bukittinggi yang baru-baru ini berhasil menempati posisi kedelapan.
Menurutnya, setiap prestasi yang diraih merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan dan semangat untuk terus berkembang. Karena itu, ia juga mengajak seluruh jajaran Kemenag Bukittinggi untuk memberikan dukungan dan doa bagi siswa-siswi madrasah yang akan mengikuti ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). “Hari ini Kakan Kemenag Kota Bukittinggi akan membuka secara resmi kegiatan OMI di MAN 2 Bukittinggi. Mari kita doakan bersama, semoga siswa-siswi madrasah kita mampu meraih prestasi terbaik dan kembali mengharumkan nama Kota Bukittinggi,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kasubbag Tata Usaha juga menyampaikan kabar menggembirakan terkait capaian Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) “Alhamdulillah, Kemenag Kota Bukittinggi meraih nilai sangat baik dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP). Bahkan, kita ditunjuk sebagai pilot project Bukittinggi sebagai satuan kerja yang memberikan layanan ramah rentan,” ungkapnya.
Capaian tersebut, menurut Tri Andriani, merupakan sebuah amanah sekaligus tantangan bagi seluruh jajaran. Predikat dan kepercayaan yang diberikan harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan. “Ini bukan sekadar prestasi, tetapi amanah. Mari kita pastikan pelayanan yang kita berikan benar-benar ramah, mudah diakses, dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” tegasnya.
Berkenaan dengan pembangunan Zona Integritas (ZI), Hj. Tri Andriani mengingatkan seluruh ASN agar terus memperkuat dokumen pada masing-masing area perubahan. “Ke depan kita perlu memperkuat dokumen-dokumen sesuai area masing-masing. Pastikan apa yang kita kerjakan terdokumentasi dengan baik, karena setiap proses dan inovasi yang kita lakukan harus dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Namun demikian, ia menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya sebatas pemenuhan dokumen, tetapi harus diwujudkan melalui budaya kerja dan pelayanan yang berintegritas. “Yang paling penting, Zona Integritas itu bukan hanya dokumen. Nilai-nilai integritas harus terlihat dalam perilaku kita sehari-hari, dalam bekerja, dalam memberikan pelayanan, dan dalam menjalankan amanah sebagai ASN,” tambahnya.
Menutup arahannya, Kasubbag Tata Usaha ini mengajak seluruh ASN untuk kembali memahami makna disiplin dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, disiplin bukan semata-mata tentang kehadiran atau kepatuhan terhadap aturan, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab dan profesionalitas seorang ASN. “Terkait dengan disiplin, mari kita pahami bersama. Disiplin bukan karena takut kepada pimpinan, tetapi karena kita menyadari bahwa sebagai ASN kita memiliki tanggung jawab terhadap tugas, organisasi dan masyarakat yang kita layani,” jelasnya.
Ia mengingatkan agar setiap ASN memperhatikan ketepatan waktu, kehadiran, pelaksanaan tugas, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. “Kalau kita ingin memberikan pelayanan yang baik, maka harus dimulai dari disiplin diri. Datang tepat waktu, melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, menyelesaikan pekerjaan sesuai tanggung jawab, dan menjaga etika sebagai ASN. Hal-hal sederhana seperti ini merupakan bagian dari integritas,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan seluruh ASN agar selalu memperbarui data kepegawaian masing-masing. “Mohon seluruh ASN selalu update data kepegawaiannya masing-masing. Jangan menunggu ketika data dibutuhkan baru dilakukan pembaruan. Data yang tertib dan mutakhir akan mendukung administrasi kepegawaian dan pelaksanaan tugas kita,” pungkasnya.
Apel pagi tersebut menjadi momentum bagi seluruh jajaran Kementerian Agama Kota Bukittinggi untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kedisiplinan, profesionalitas, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Syafrial)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....