Pemkab Pasaman Barat Komit Optimalisasi PAD Tutup Defisit RAPBD 2026
- 31 Agt 2026 11:06 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Pasaman Barat – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berkomitmen memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menindaklanjuti rekomendasi DPRD dalam pembahasan RAPBD Perubahan 2026. Hal tersebut ditegaskan Bupati Pasaman Barat Yulianto dalam Rapat Paripurna tanggapan atas laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD di Kantor DPRD Pasbar pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Dalam laporan Banggar DPRD yang dibacakan Sekretaris DPRD Noperiadi, RAPBD Perubahan 2026 mencatatkan defisit sebesar Rp73,09 miliar. Proyeksi pendapatan daerah disepakati sebesar Rp1,33 triliun sementara belanja daerah dialokasikan mencapai Rp1,41 triliun, sehingga defisit ditutup melalui pembiayaan neto dan SiLPA.
"Optimalisasi PAD dilakukan melalui intensifikasi pendataan wajib pajak dan retribusi, pemutakhiran basis data, pengawasan potensi kebocoran penerimaan, serta ekstensifikasi," kata Yulianto.
Yulianto menambahkan, Pemkab Pasbar akan mempercepat penerimaan pajak sektor potensial seperti PBB perusahaan, menara telekomunikasi, hingga reklame melalui digitalisasi sistem pembayaran. Langkah ini diambil guna meningkatkan transparansi sekaligus mempermudah masyarakat maupun pelaku usaha dalam membayar kewajiban pajaknya.
"Pemkab juga akan memperkuat tata kelola penerimaan melalui digitalisasi sistem pembayaran untuk meningkatkan transparansi," ujar Bupati menambahkan.
Sementara itu, Wakil Bupati M. Ihpan menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi hingga tingkat nagari serta meluncurkan aplikasi SEPAKAT pada September 2026. Pemutakhiran Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan evaluasi regulasi perizinan juga terus dipacu secara objektif untuk mendorong iklim investasi daerah.
"Pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi pemungutan pajak dan retribusi hingga tingkat kecamatan dan nagari," tutur M. Ihpan.
Langkah strategis optimalisasi penerimaan ini diharapkan mampu menekan defisit anggaran serta menjamin keberlanjutan pembangunan di Pasaman Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....