Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta, "Memaknai Perjuangan Proklamator"

  • 28 Agt 2026 14:57 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta di Kota Bukittinggi mencatat peningkatan aktivitas kunjungan edukasi sejarah dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari usia dini hingga perguruan tinggi. Pada sesi kunjungan terbaru, museum menerima rombongan sebanyak seratus lima puluh murid dari TK Pembina.

Untuk menjamin kenyamanan anak-anak saat menjelajah seluruh bagian bangunan, pihak pengelola telah menerapkan standar keamanan fisik pada koleksi bersejarah serta menyiapkan petugas pendamping.

Edukator Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta, Vini Marlinda, memaparkan skema perlindungan benda museum bagi para pengunjung cilik.

"Tentu saja Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta ini sendiri itu sudah aman untuk anak-anak ya, soalnya untuk barang-barang yang tidak boleh disentuh yang mungkin rawan bagi anak-anak itu sudah dikasih pembatas. Dan kami juga ada beberapa orang petugas juga di sini yang bakal menemani adik-adiknya juga kalau berkeliling," jelasnya.

Ruang Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta

Rangkaian penelusuran di dalam museum mencakup area kamar belajar, ruangan di lantai dua yang terdiri dari kamar kakek dan kamar lahir Bung Hatta, hingga bangunan belakang seperti area bendi dan kandang kuda.

Selain menyajikan dokumentasi foto dan tayangan video harian melalui layar televisi ulas Vini Marlinda, museum ini memperdengarkan rekaman suara asli Bung Hatta yang dihibahkan oleh RRI.

Kegiatan belajar di lokasi juga dilengkapi kuis interaktif berhadiah suvenir seperti buku, gantungan kunci, dan gelas minum. Kunjungan rutin tidak hanya berasal dari wisatawan domestik maupun mancanegara asal Malaysia dan Belanda, melainkan juga melibatkan keluarga inti Sang Proklamator.

Vini Marlinda menuturkan kehadiran putri-putri Bung Hatta pada agenda peringatan hari lahir dua belas Agustus lalu.

"Kalau untuk kunjungan dari putrinya Bung Hatta ya biasanya di hari ulang tahun ini juga ada, nah kebetulan hari ini melewati Zoom saja. Cuma kalau untuk kunjungan putrinya Bung Hatta yang tahun ini mereka berkunjung ke Bukittinggi itu ketika ulang tahun satu abad Jam Gadang," ungkapnya.

Seluruh layanan penelusuran sejarah dan pemanfaatan fasilitas di Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta ini terbuka untuk masyarakat luas tanpa dipungut biaya masuk sama sekali. (NAS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....