Sirene Menggema, Kodim 0304/Agam & Damkar Bukittinggi Padamkan Sijago Merah
- 24 Agt 2026 14:48 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi — Suasana Lapangan Wirabraja Kodim 0304/Agam, Senin (24/8/2026) pagi, mendadak berubah tegang. Deru kendaraan pemadam kebakaran berpadu dengan gerak cepat prajurit TNI dalam sebuah latihan gabungan menghadapi situasi darurat kebakaran.


Latihan yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB tersebut melibatkan 50 personel Kodim 0304/Agam dan 15 personel Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bukittinggi secara langsung dipimpin Pasi Ops Kodim 0304/Agam Kapten Inf Chasanatul Israr Dalga mewakili Dandim 0304/Agam bersama Kadis Damkar & Pencegahan Joni Feri,AP




Kegiatan ini bukan sekadar latihan rutin. Di balik sirene dan gerakan personel di lapangan, tersimpan satu pesan penting: ketika bencana datang, kecepatan, ketepatan dan kekompakan menjadi penentu keselamatan masyarakat.



Dalam latihan tersebut, personel TNI dan petugas Damkar diuji untuk membangun koordinasi dalam menghadapi kondisi darurat. Setiap personel dituntut memahami peran masing-masing, bergerak cepat, serta mampu bekerja dalam satu komando ketika menghadapi ancaman kebakaran.
Kehadiran dua institusi dalam satu latihan menjadi gambaran pentingnya sinergitas antara aparat kewilayahan dan petugas penyelamat. Sebab, penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri.
Dari lapangan latihan, para personel ditempa untuk menghadapi situasi yang penuh tekanan. Komunikasi harus berjalan cepat, pergerakan harus terukur, sementara keselamatan personel dan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Latihan gabungan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat kesiapsiagaan Kodim 0304/Agam bersama Damkar Kota Bukittinggi dalam menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat di wilayah.
Dengan personel yang terlatih dan koordinasi yang semakin solid, diharapkan setiap potensi bencana dapat ditangani lebih cepat dan terorganisir.
Karena ketika api mulai berkobar dan kepanikan melanda, hanya kesiapan dan kekompakan yang mampu menjadi benteng pertama untuk menyelamatkan nyawa
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....