Kejari-DPRD Padang Panjang Gelar Lomba Pidato Antikorupsi Pelajar
- 24 Agt 2026 12:30 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang - Semangat melawan korupsi harus ditanamkan sejak bangku sekolah. Pesan itu mengemuka dalam Lomba Pidato Antikorupsi antar-SMP/MTs se-Kota Padang Panjang yang digelar di Aula Dinas Pendidikan, Senin 24 Agustus 2026.
Kegiatan dengan tema “81 Tahun Indonesia Merdeka, Saatnya Generasi Muda Bergerak Melawan Korupsi” ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 Tahun 2026.
Lomba dibuka Kepala Kejaksaan Negeri Padang Panjang Adhi Setyo Prabowo, S.H., M.H. Turut hadir Wakil Wali Kota Allex Saputra, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi, S.Sos., serta unsur terkait lainnya.
Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi mengapresiasi Kejaksaan Negeri Padang Panjang yang pertama kali menggagas lomba pidato antikorupsi bagi pelajar. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan nilai integritas kepada generasi muda.
"Ini merupakan kegiatan yang pertama kali digagas oleh Kejaksaan Negeri Padang Panjang. Kami mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini karena pendidikan antikorupsi memang harus diperkenalkan sejak dini," ujarnya.
Menurut Mahdelmi, sekolah memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter. Nilai antikorupsi tidak cukup disampaikan melalui teori, tetapi harus diwujudkan dalam kebiasaan sehari-hari seperti berkata jujur, disiplin, bertanggung jawab, hingga berani menolak tindakan yang tidak benar. Ia meminta seluruh kepala sekolah menjadikan kegiatan ini momentum kampanye antikorupsi.
"Jangan sampai gerakan antikorupsi hanya berhenti pada kegiatan lomba. Kami berharap seluruh kepala sekolah dapat mengkampanyekan gerakan antikorupsi secara berkelanjutan di sekolah masing-masing, sehingga menjadi bagian dari budaya dan kehidupan sehari-hari para siswa," katanya.
Mahdelmi menilai membangun generasi berintegritas merupakan investasi jangka panjang. Pelajar SMP/MTs kelak akan menjadi bagian dari berbagai profesi yang menentukan arah pembangunan. Karena itu, pembentukan karakter harus berjalan seiring peningkatan kualitas pendidikan agar generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas.
Lomba pidato menjadi ruang bagi pelajar menyampaikan gagasan tentang bahaya korupsi dan mengajak membangun budaya integritas. Mahdelmi berharap kegiatan Kejaksaan Negeri Padang Panjang menjadi awal gerakan yang lebih luas. Sinergi Kejaksaan, Pemko, DPRD dan dunia pendidikan dinilai penting agar pendidikan antikorupsi benar-benar diterapkan di sekolah. Dengan demikian semangat "Saatnya Generasi Muda Bergerak Melawan Korupsi" dapat tumbuh menjadi gerakan bersama untuk masa depan Padang Panjang yang bersih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....