Pemko Payakumbuh Perkuat Layanan PAUD menuju Wajib Belajar 13 Tahun

  • 24 Agt 2026 09:21 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh memperkuat peran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai fondasi utama pelaksanaan program Wajib Belajar 13 Tahun. Komitmen ini ditegaskan dalam Gebyar PAUD se-Kota Payakumbuh yang diikuti hampir sembilan ribu peserta di halaman Balai Kota Payakumbuh pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda menyebutkan bahwa usia dini merupakan periode paling krusial untuk membentuk karakter serta kesiapan anak memasuki jenjang dasar. Pemko Payakumbuh mengimbau para orang tua agar lebih bijak mengontrol penggunaan gawai pada anak demi menjaga interaksi sosial langsung.

"Anak-anak harus mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pemenuhan hak, serta dukungan penuh untuk mengembangkan potensinya," kata Rida Ananda.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Payakumbuh Ny. Eni Zulmaeta mengajak HIMPAUDI, IGTKI, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi layanan pendidikan yang inklusif. Menurutnya, pemenuhan gizi seimbang dan pencegahan stunting pada usia dini menjadi kunci utama menyongsong generasi unggul.

"Kita ingin memastikan tidak ada anak di Payakumbuh yang kehilangan kesempatan mengenyam PAUD sebelum masuk SD," ujar Eni Zulmaeta.

Ketua Pelaksana Gebyar PAUD Elfriza Zaharman menjelaskan kegiatan ini diisi jalan santai, senam bersama, unjuk bakat, hingga lomba antar-orang tua. Rangkaian acara dirancang menyenangkan guna mengasah kreativitas serta rasa percaya diri anak sejak dini.

"Melalui suasana yang menyenangkan ini, kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, serta nilai-nilai nasionalisme sejak dini," tutur Elfriza.

Penguatan PAUD satu tahun pra-SD diharapkan dapat menjamin kesiapan mental dan akademis seluruh anak di Kota Payakumbuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....