Pemda Asyik Pola Lama, PNGG Antar Anak Sumbar Kuliah Sambil Kerja di Jepang
- 20 Agt 2026 21:35 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Rasa haru menyelimuti kunjungan silaturahmi orang tua mahasiswa asal Kabupaten Sijunjung ke kampus Padang Nihon Go Gakkuin di Pariaman.
Jauh-jauh datang dari Sijunjung, mereka menyampaikan terima kasih secara langsung kepada Pimpinan Padang Nihon Go Gakkuin, Pak Zul, yang telah mengantarkan anak-anak mereka menjemput mimpi di Jepang.
"Terimakasih Pak Zul, jauh-jauh dari Kabupaten Sijunjung bisa berkunjung ke kampus Padang Nihon Go Gakkuin. Semoga Ela dan anak kita semua yang sedang berjuang di Jepang diberi kemudahan. Mudah-mudahan silaturahmi para orang tua yang sudah kami kirim anaknya ke Jepang bisa berjalan terus, aamiin," ungkap Yulius Danil, Ketua Yayasan PNGG dan guru bahasa Jepang, kepada wartawan media ini, Kamis (20/8/26).
Momentum tersebut dimanfaatkan Yulius Danil untuk menyoroti peran pemerintah daerah. Ia menyayangkan hingga kini banyak Pemda yang belum berpikir Go Internasional untuk menyelamatkan generasi mudanya dari pengangguran.
"Selama ini Pemda tidak pernah berpikir Go Internasional. Padahal dunia sudah terbuka, negara-negara maju seperti Jepang sangat butuh tenaga muda yang terampil dan berpendidikan. Kita masih berkutat dengan pola lama," kritik Yulius Danil.

Menurutnya, sudah saatnya pemerintah daerah fokus dan berani berinvestasi besar di sektor pendidikan, salah satunya dengan memberikan beasiswa bagi generasi muda untuk kuliah di perguruan tinggi di negara yang memiliki inovasi dan daya cipta tinggi seperti Jepang.
"Saatnya pemerintah daerah ada keinginan untuk fokus dan berinvestasi pendidikan. Memberikan beasiswa kepada generasi muda agar bisa kuliah di perguruan tinggi di negara yang punya inovasi dan daya cipta. Meskipun sudah terlambat, yang penting pemerintah daerah harus bisa mencarikan solusi atasi pengangguran di daerahnya masing-masing," tegasnya.
Ia menambahkan, program yang ditawarkan Padang Nihon Go Gakkuin, yakni Kuliah Sambil Bekerja di Jepang, adalah bukti bahwa solusi itu ada. Dengan lulusan yang berkualitas dan berwawasan internasional, mereka tidak hanya menjadi pekerja, tapi pencipta lapangan kerja.
"Dengan lulusan pendidikan tinggi yang berkualitas, akan dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran dan kemiskinan para pemuda dan pemudi kita," pungkasnya. (Agusmardi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....