MTQ Lansia Bukittinggi: Di Usia Senja, Ayat Suci Tetap Menggema
- 15 Agt 2026 21:02 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi — Usia boleh bertambah, langkah mungkin tak lagi sekuat dahulu, tetapi semangat mendekatkan diri kepada Al-Qur’an tidak pernah mengenal kata terlambat.


Suasana penuh haru dan semangat religius terasa di Masjid Baitul Jalal Muhammadiyah Bukittinggi, Sabtu (15/8/2026), ketika sebanyak 102 lansia dari berbagai masjid di Kota Bukittinggi mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Lansia se-Kota Bukittinggi.

Di balik lantunan ayat-ayat suci yang menggema, tersimpan pesan mendalam: menuntut ilmu, membaca Al-Qur’an dan memperbanyak amal ibadah tidak mengenal batas usia.

Para peserta datang bukan sekadar untuk mengejar gelar juara. Mereka hadir membawa semangat untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur’an sekaligus mempererat silaturahmi dengan sesama jamaah dari berbagai masjid.
Kegiatan diawali laporan Ketua Panitia, Afrizal, SMIQ, SE, MM., Tk. Nan Kayo. Ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta dan masjid-masjid yang mengirimkan utusan. Sebanyak 102 peserta menjadi bukti bahwa semangat keagamaan di kalangan lansia Kota Bukittinggi tetap hidup dan terus tumbuh.
Ketua Pengurus Masjid Baitul Jalal Muhammadiyah Bukittinggi, Dr. H. M. Taufiq, M.Ag., Dt. Indo Kayo, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, MTQ Lansia menjadi ruang yang sangat berarti untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun kebersamaan.
Dukungan juga datang dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bukittinggi, Gafnel, SHI, MH. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai keagamaan dan sosial yang kuat karena memberikan kesempatan kepada para lansia untuk tetap aktif dalam kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi yang diwakili Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Zulfabriandi, SHI, MH, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan MTQ Lansia. Kegiatan seperti ini dinilai penting dalam memperkuat pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat, termasuk bagi kelompok lanjut usia.
Usia Senja Bukan Penghalang Mengaji
Sambutan Wali Kota Bukittinggi disampaikan Kabag Kesra Syukri Naldi, S.Kom., MM. Pemerintah Kota Bukittinggi menyambut positif pelaksanaan MTQ Lansia tersebut, terlebih kegiatan ini sejalan dengan salah satu program unggulan Wali Kota Bukittinggi, Surau Gemilang.
Syukri Naldi menegaskan, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai perlombaan semata, tetapi dapat menjadi kegiatan yang terus berkelanjutan.
| Baca juga: Rajut Silaturahmi: Pengabdian Tiada Henti |
Ia juga menyampaikan bahwa Bagian Kesra akan ikut memfasilitasi pelaksanaan MTQ Lansia sehingga kegiatan serupa dapat kembali digelar dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Pesan yang muncul dari kegiatan ini begitu sederhana, tetapi penuh makna. Usia senja bukan alasan untuk berhenti belajar Al-Qur’an.
Justru di fase kehidupan ketika seseorang semakin mendekat kepada masa akhir perjalanan dunia, lantunan ayat suci menjadi pengingat sekaligus sumber ketenangan hati.
Bagi para lansia peserta MTQ, setiap ayat yang dilantunkan bukan sekadar rangkaian suara. Ada kenangan, perjuangan, doa, dan harapan yang ikut mengalir bersama bacaan Al-Qur’an.
Ada pula pesan bagi generasi muda bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an harus terus dijaga sepanjang kehidupan.
Bukan Sekadar Perlombaan
MTQ Lansia se-Kota Bukittinggi akhirnya menjadi lebih dari sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an. Kegiatan tersebut menjadi panggung kebersamaan, tempat para lansia saling menyapa, bersilaturahmi dan menunjukkan bahwa mereka masih memiliki energi besar untuk berkontribusi dalam kehidupan sosial dan keagamaan.
Sebanyak 102 peserta dari berbagai masjid memperlihatkan bahwa semangat mengaji di Kota Bukittinggi tidak mengenal usia.
Dari masjid, mereka datang membawa lantunan ayat suci. Dari pertemuan itu, mereka membawa pulang persaudaraan.
Dan dari MTQ tersebut, masyarakat kembali diingatkan bahwa keberkahan hidup tidak diukur dari usia yang panjang semata, tetapi dari seberapa banyak waktu yang diisi dengan ibadah, silaturahmi dan kebaikan.
MTQ Lansia Bukittinggi pun menjadi gambaran indah sebuah kehidupan: ketika rambut telah memutih dan usia memasuki senja, Al-Qur’an tetap menjadi cahaya yang menerangi langkah menuju keberkahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....