Jembatan Panti Ditutup Dua Hari, Warga Cari Alternatif

  • 14 Agt 2026 10:00 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Jembatan Panti di ruas jalan provinsi Batusangkar-Ombilin ditutup sementara selama dua hari pada 15-16 Agustus 2026. Penutupan ini dilakukan untuk pelaksanaan pengerjaan perbaikan struktur jembatan yang sudah mulai menunjukkan kerusakan.

Kebijakan penutupan total diberlakukan selama proses perbaikan berlangsung tanpa buka tutup jalur. Dinas Pekerjaan Umum setempat memastikan pekerjaan akan dilakukan secara maraton agar selesai sesuai jadwal.

Lokasi penutupan berada tepat di Jembatan Panti yang menghubungkan dua kota penting di Sumatera Barat tersebut. Ruas ini merupakan akses utama bagi kendaraan dari arah Batusangkar menuju Ombilin dan sebaliknya.

Waktu penutupan dimulai pada Sabtu pagi hingga Minggu malam, 15-16 Agustus 2026. Pengguna jalan tidak dapat melintasi jembatan selama 48 jam penuh kecuali jika pekerjaan selesai lebih cepat.

Penyebab penutupan adalah adanya kerusakan pada bagian gelagar dan lantai jembatan yang membahayakan keselamatan. Perbaikan mencakup penggantian komponen struktur baja dan pengecoran ulang permukaan jalan di atas jembatan.

Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk menghindari ruas tersebut selama masa penutupan. Imbauan ini disampaikan untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan di sekitar lokasi proyek.

Jalur alternatif yang disediakan adalah melalui rute Simpang Empat – Saruaso – Tabek Patah – Ombilin. Rute ini membutuhkan waktu tempuh sekitar 45 menit lebih lama dibanding jalur utama.

Para pengendara juga disarankan untuk menyesuaikan waktu perjalanan agar tidak terlambat sampai tujuan. Petugas dari kepolisian lalu lintas akan ditempatkan di setiap persimpangan untuk mengarahkan arus kendaraan.

Pihak pelaksana proyek berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan tepat waktu agar aktivitas ekonomi tidak terganggu. Pengguna jasa angkutan barang diminta merencanakan pengiriman di luar jam sibuk selama penutupan.

Pemerintah provinsi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama sehingga penutupan sementara ini tidak dapat dihindari. (SVD)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....