Wako Hendri: Wirausaha Sukses Perlu Inovasi dan Anggaran Pemasaran
- 04 Agt 2026 00:09 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang - Keberanian memulai usaha harus dibarengi dengan kemampuan membaca peluang, berinovasi, dan konsisten dalam memasarkan produk.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis saat membuka Pelatihan Wirausaha Muda Pemula dalam rangka Peningkatan Pengembangan Pelaku Wirausaha Muda Kota Padang Panjang di Hotel Pangeran, Senin 3 Juli 2026.
Wako Hendri mengatakan Pemko terus berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh dan berkembangnya UMKM serta wirausaha muda. Berbagai bentuk dukungan telah diberikan, mulai dari akses permodalan melalui pinjaman bunga nol persen, bantuan desain kemasan, hingga penyediaan ruang pemasaran di lokasi strategis seperti Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau.
Menurutnya, dukungan pemerintah perlu diikuti dengan keseriusan pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan bisnis. Salah satu hal yang sering luput diperhatikan pelaku usaha adalah penyediaan anggaran untuk pemasaran.
“Yang paling penting dalam usaha ini adalah menyediakan anggaran untuk pemasaran. Pemasaran sangat dibutuhkan dalam kita berusaha. Bisnis yang sukses memerlukan keberanian untuk memulai dan menghadapi risiko rugi, karena tanpa mencoba kesuksesan tidak akan tercapai,” ujarnya.
Hendri menekankan pemasaran bukan sekadar kegiatan menjual produk, tetapi bagian penting dari strategi membangun dan memperluas pasar. Karena itu, pelaku usaha dituntut terus beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis dan kebutuhan konsumen.
“Bisnis itu harus terus berinovasi dan mampu beradaptasi dengan lingkungan. Tetapi jangan lupa, anggaran untuk pemasaran harus disiapkan dan dilakukan secara konsisten,” katanya.
Selain kemampuan mengembangkan produk dan memasarkannya, Hendri mengingatkan para wirausaha muda agar menjaga kepercayaan dalam menjalankan bisnis. Menurutnya, integritas dan nama baik merupakan modal besar dalam membangun hubungan usaha.
Kepercayaan tersebut, lanjutnya, harus dijaga melalui komitmen dan konsistensi dalam memenuhi kesepakatan dengan mitra maupun pelanggan. “Menjaga komitmen terhadap perjanjian harga tetap penting untuk mempertahankan loyalitas pelanggan, meskipun kondisi pasar berubah,” tuturnya.
Hendri berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat memberikan pengalaman yang langsung diterapkan peserta dalam menjalankan usaha. Ia mendorong wirausaha muda memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperbaiki kualitas produk, memperluas jaringan, dan menemukan strategi pemasaran yang sesuai perkembangan zaman.
Pelatihan Wirausaha Muda Pemula ini dilaksanakan selama dua hari. Selain materi, peserta juga mengikuti kerja kelompok dan kunjungan lapangan untuk menambah wawasan serta pengalaman praktis dalam pengembangan usaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....