Kemenag Padang Panjang Pastikan Akurasi Arah
- 31 Jul 2026 22:06 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang — Gerakan Nasional 1.488.000 Titik Rashdul Kiblat resmi dimulai serentak di seluruh Indonesia pada Rabu 15 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Peaceful Muharram 1448 H.
Pelaksanaan berlangsung selama dua hari, 15 hingga 16 Juli 2026. Waktu pengamatan ditetapkan pada pukul 16.27 WIB.
Di lingkungan Kementerian Agama Kota Padang Panjang, titik kalibrasi dipusatkan di Masjid Nurul Hidayah, Kelurahan Silaing Bawah. Pemilihan masjid ini sebagai pusat pengukuran arah kiblat tingkat kota.
Kegiatan dipimpin oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Panjang, Mukhlis M. Turut mendampingi Kasi Bimas Islam, Joni Nasri beserta staf.
Sementara itu, masjid, mushala, rumah, dan tempat ibadah lainnya diimbau melakukan pengukuran arah kiblat di lokasi masing-masing secara mandiri.
Pada kesempatan tersebut dilakukan praktik langsung pengecekan arah kiblat. Pengukuran memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat sesuai petunjuk teknis dari Kementerian Agama.
| Baca juga: Tiga Lembaga Malalo Gelar Lokakarya Terpadu |
Rashdul Kiblat adalah fenomena ketika posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah. Bayangan benda di permukaan datar akan mengarah tepat berlawanan dengan arah kiblat, sehingga menjadi momen paling akurat untuk verifikasi.
Di lokasi pengukuran, tepat pukul 16.27 WIB tanggal 15 Juli 2026, kondisi matahari tertutup awan. Akibatnya bayangan benda tidak terlihat jelas karena tidak ada pantulan cahaya matahari.
Oleh karena itu pengukuran akan dilanjutkan pada hari berikutnya jika cuaca cerah. Kemenag berharap masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk memastikan kembali arah kiblat agar pelaksanaan shalat semakin tepat sesuai arah Ka’bah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....