GEMPAR Damkar Bukittinggi Tingkatkan Kewaspadaan Kebakaran Pelaku Usaha

  • 28 Jul 2026 15:05 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bukittinggi terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran melalui Program GEMPAR (Gerakan Masyarakat Peduli APAR). Program ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, dan simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada para pelaku usaha makanan di Kota Bukittinggi.

Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Kamis, menyasar pelaku usaha makanan sebagai target awal. Langkah ini dinilai penting mengingat usaha kuliner memiliki risiko kebakaran yang cukup tinggi akibat penggunaan kompor, tabung gas, dan peralatan memasak lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Damkarmat tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kebakaran, tetapi juga mempraktikkan secara langsung cara menggunakan APAR dengan benar. Para peserta diberi kesempatan mencoba memadamkan api menggunakan APAR sehingga memiliki pengalaman langsung apabila sewaktu-waktu menghadapi kondisi darurat.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bukittinggi menegaskan bahwa kebakaran merupakan musibah yang dapat terjadi kapan saja tanpa diduga.

Oleh karena itu, masyarakat perlu membangun budaya waspada dan siap menghadapi potensi kebakaran sejak dini.

"Musibah kebakaran selalu mengintai dan kita tidak pernah mengetahui kapan akan terjadi. Karena itu, langkah terbaik adalah melakukan antisipasi melalui kesiapsiagaan. Salah satunya dengan menyediakan APAR di rumah, tempat usaha, maupun fasilitas umum sebagai upaya penanganan awal sebelum api membesar," ujarnya.

Melalui Program GEMPAR, Damkarmat berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran semakin meningkat. Keberadaan APAR yang dibarengi dengan kemampuan menggunakannya secara benar diyakini dapat meminimalkan kerugian, menyelamatkan harta benda, bahkan melindungi keselamatan jiwa saat terjadi kebakaran.

Ke depan, Program GEMPAR akan terus diperluas sehingga tidak hanya menyasar pelaku usaha makanan, tetapi juga berbagai sektor usaha, perkantoran, lembaga pendidikan, hingga lingkungan permukiman. Dengan demikian, budaya tanggap bencana kebakaran dapat tumbuh menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bukittinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....