Jasa Raharja FLLAJ Pasaman Gencarkan Safety Campaign Di Nagari Air Manggis

  • 27 Jul 2026 09:41 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi: PT Jasa Raharja Cabang Bukittinggi bersama FLLAJ Kabupaten Pasaman menggelar Safety Campaign di Nagari Air Manggis pada Kamis, 23 Juli 2026.

Kegiatan tersebut mengambil tema "Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban Kecelakaan Melalui Aparatur Desa" secara resmi.

Acara berlangsung di Kecamatan Lubuk Sikaping dan menjadi tindak lanjut Rapat FLLAJ Kabupaten Pasaman pada Senin, 20 Juli 2026.

Rapat sebelumnya menghasilkan kesepakatan memperkuat peran aparatur desa dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas wilayah Pasaman.

Jasa Raharja menempatkan aparatur nagari sebagai garda terdepan edukasi keselamatan bagi masyarakat di domisili masing-masing.

Mereka bertugas merespons cepat, memberi informasi, serta melakukan pemetaan korban kecelakaan berbasis data wilayah.

Panitia menyelenggarakan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat agar warga mampu menangani korban sebelum tenaga medis tiba.

Materi pelatihan mencakup teknik dasar penanganan pendarahan, pemindahan korban, dan komunikasi dengan petugas kesehatan.

Selain pelatihan, panitia juga menyediakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk aparatur nagari dan pengguna jalan setempat.

Pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, gula darah, dan kondisi fisik pengendara agar tetap prima berkendara.

Kepala Cabang Jasa Raharja Bukittinggi menegaskan aparatur desa memiliki peran strategis dalam keselamatan transportasi di daerah.

"Kami mendorong aparatur nagari aktif mengedukasi warga karena mereka paling memahami kondisi dan pemetaan korban di wilayahnya," jelasnya.

Sinergi Jasa Raharja, FLLAJ Pasaman, dan Pemerintah Nagari Air Manggis diharapkan mampu menekan angka kecelakaan secara signifikan.

Kolaborasi tersebut juga ditargetkan menciptakan budaya berkendara aman serta meningkatkan kepatuhan aturan lalu lintas masyarakat.

Dengan kegiatan berkelanjutan, diharapkan fatalitas korban kecelakaan dapat berkurang melalui respon cepat dan edukasi tepat sasaran.

Program ini menjadi langkah konkret mewujudkan transportasi aman berbasis peran aktif aparatur desa di Kabupaten Pasaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....