UIN Bukittinggi Peringati Hari Anak, Wujudkan Kampus Ramah Anak

  • 23 Jul 2026 07:11 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Kubang Putiah - Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menggelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 pada Kamis (23/7/2026). Mengusung tema Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan, upacara berlangsung dengan khidmat di lapangan upacara depan Gedung Khairuddin Yunus dan diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh sivitas akademika.

Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Pada kesempatan tersebut, Rektor membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus memberikan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, eksploitasi, penelantaran, dan perundungan.



Dok. Rektor UIN Bukittinggi sebagai Inspektur Upacara membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa tema Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan bukan sekadar slogan, melainkan penegasan bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga, memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta berpartisipasi dalam pembangunan sesuai dengan usia dan tingkat kematangannya.

“Perlindungan anak tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi dan gotong royong seluruh elemen bangsa, dimulai dari keluarga sebagai pelindung pertama dan utama, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah. Anak juga harus menjadi mitra dalam upaya perlindungan melalui keberanian menyampaikan pendapat, saling menjaga, dan berpartisipasi sesuai kapasitasnya,” ujar Rektor saat membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Rektor juga menyampaikan bahwa tema Hari Anak Nasional Tahun 2026 diwujudkan melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas #RANA) yang diperkuat dengan kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak). Gerakan tersebut menjadi wadah kolaboratif yang mengintegrasikan upaya pencegahan kekerasan terhadap anak, pemenuhan hak anak, penguatan keluarga, peningkatan peran masyarakat, keamanan ruang digital, hingga respons cepat terhadap berbagai bentuk kekerasan yang dialami anak.

Lebih lanjut, Rektor mengajak seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, lembaga pendidikan, komunitas, keluarga, serta seluruh anak Indonesia untuk bersama-sama menjadi bagian dari Gerakan BERLIAN.

“Mari kita pastikan semangat ini bergema dari kota hingga pelosok desa, dari ruang kelas hingga ruang digital, sehingga setiap anak Indonesia dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, bahagia, dihormati, didengar suaranya, serta terpenuhi hak-haknya. Ketika seluruh bangsa bersatu melindungi anak, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Rektor berpesan kepada seluruh anak Indonesia agar berani menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, serta tidak ragu melaporkan apabila mengalami maupun menyaksikan tindak kekerasan. Menurutnya, negara akan selalu hadir memberikan perlindungan agar setiap anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu membawa bangsa menuju masa depan yang lebih maju, adil, dan sejahtera.



Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42 ini, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak. Semangat Hari Anak Nasional diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh sivitas akademika bahwa membangun generasi unggul dimulai dari kepedulian bersama dalam menciptakan ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa. (*Humas UIN Bukittinggi/YH)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....