Kemenag Bukittinggi Tekankan Survei Bantuan Harus Valid dan Tepat Sasaran
- 22 Jul 2026 09:00 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bukittinggi menggelar Rapat Teknis Survei Lapangan dan Wawancara Calon Penerima Bantuan hasil kerja sama Kementerian Agama Kota Bukittinggi dengan BAZNAS Kota Bukittinggi, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan ini diikuti 48 petugas yang terdiri dari unsur Kantor Urusan Agama (KUA) dan Penyuluh Agama Islam sebagai tim pelaksana survei lapangan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Dr. H. Irwan,M.Ag menegaskan bahwa setiap petugas harus menjalankan amanah dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

Dalam arahannya, Irwan menyampaikan pesan spiritual kepada seluruh peserta. Menurutnya, setiap pekerjaan yang dilakukan dengan niat ibadah akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.
"Jika kita berhitung dengan Tuhan, maka Tuhan akan memberikan hitungan yang jauh lebih besar kepada kita," ujarnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan Kementerian Agama tidak hanya diukur dari tertibnya administrasi, tetapi juga dari sejauh mana program-program yang dijalankan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan umat.
"Keberhasilan Kementerian Agama bukan sekadar keberhasilan administrasi, tetapi bagaimana program-program yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini bukan pekerjaan parsial, melainkan kerja kolektif yang membutuhkan komitmen bersama," katanya.
Karena itu, Irwan meminta seluruh petugas survei mengumpulkan data yang valid, objektif, dan sesuai kondisi di lapangan.
Hasil survei tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan calon penerima bantuan sehingga penyalurannya adil dan tepat sasaran.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat harus berjalan seiring dengan pembinaan kehidupan beragama.
Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan kondisi ekonomi yang baik, tetapi juga kualitas ibadah dan nilai-nilai keagamaan yang semakin kuat.
"Ekonomi yang sehat harus diikuti dengan ibadah yang baik. Itulah harapan yang ingin diwujudkan Kementerian Agama melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat," ungkapnya.
Rapat teknis tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan survei lapangan terhadap calon penerima bantuan kerja sama Kementerian Agama dan BAZNAS Kota Bukittinggi.
Kegiatan serupa kembali dilaksanakan pada sesi siang hari dengan menghadirkan para Penyuluh Agama Islam (PAI) guna memperkuat pemahaman teknis pelaksanaan survei dan wawancara.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Bukittinggi berharap seluruh proses verifikasi dapat berlangsung profesional, transparan, dan menghasilkan data yang akurat sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan. (JM/RRi BKT)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....