1.488.000 Titik Rashdul Kiblat Dimulai, Padang Panjang di Masjid Nurul Hidayah

  • 16 Jul 2026 00:08 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Panjang - Gerakan Nasional 1.488.000 Titik Rashdul Kiblat resmi dimulai serentak di seluruh Indonesia, Rabu 15 Juli 2026. Gerakan ini merupakan bagian dari rangkaian Peaceful Muharram 1448 H yang berlangsung selama dua hari, 15 hingga 16 Juli 2026. Pengamatan dilakukan tepat pukul 16.27 WIB.

Di Kota Padang Panjang, titik kalibrasi dipusatkan di Masjid Nurul Hidayah, Kelurahan Silaing Bawah. Kegiatan dipimpin langsung Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Panjang, Mukhlis M, didampingi Kasi Bimas Islam, Joni Nasri beserta jajaran.

Sementara itu, pengukuran arah kiblat juga dilakukan secara mandiri di masjid, mushala, rumah, dan tempat ibadah lainnya di seluruh wilayah Kota Padang Panjang.

Pada kesempatan itu dilakukan praktik langsung pengecekan arah kiblat dengan memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat sesuai petunjuk teknis.

Rashdul Kiblat adalah fenomena ketika posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah. Pada saat itu, bayangan benda yang diletakkan di permukaan datar akan mengarah tepat berlawanan dengan arah kiblat. Momen ini dianggap paling akurat untuk memverifikasi arah kiblat.

Namun saat pengukuran pukul 16.27 WIB, kondisi langit di lokasi tertutup awan. Akibatnya bayangan benda tidak terlihat jelas karena tidak ada pantulan sinar matahari.

Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Panjang, Mukhlis M mengatakan, pihaknya akan kembali melakukan pengukuran pada hari kedua pelaksanaan.

"Karena hari ini cuaca mendung dan bayangan tidak terlihat, maka pengukuran kita lanjutkan besok pada pukul 16.27 WIB. Kita berharap besok kondisi cerah sehingga bayangan dapat terlihat dengan jelas," ujarnya.

Melalui Gerakan Nasional 1.488.000 Titik Rashdul Kiblat ini, Kemenag berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum untuk memastikan kembali arah kiblat di rumah maupun tempat ibadah. Tujuannya agar pelaksanaan ibadah shalat semakin tepat dan akurat sesuai arah Ka’bah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....