Solusi Usulan Trase Alternatif Ruas Tol Sicincin-Bukittinggi

  • 16 Jul 2026 10:03 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam yang diwakilkan Asisten II Sekda Kabupaten Agam, Andrinaldi, menjelaskan ada nya trase alternatif untuk jalur Tol Padang-Pekanbaru dengan ruas Sicincin-Bukittinggi, dengan memanfaatkan jalur bypass yang direncanakan melintasi kawasan Pasar Amor.

Langkah strategis ini diambil sebagai solusi atas adanya aspirasi serta penolakan dari masyarakat di kawasan Kubang Putiah yang semula masuk dalam rencana proyek. Melalui pengalihan rute ini, pemerintah daerah berupaya meminimalisasi dampak sosial serta menghindari potensi konflik pembebasan lahan yang dapat menghambat proyek strategis nasional tersebut.

"Kami mencoba mengusulkan jalur alternatif memanfaatkan jalur bypass yang melewati kawasan Pasar Amor karena dinilai lebih aman dan tidak ada penolakan dari masyarakat. Risiko sosialnya jauh lebih kecil, meskipun keputusan akhir dan detail teknisnya tetap menunggu hasil survei dari pihak pelaksana," ujar Andrinaldi.

Andrinaldi menjelaskan bahwa pemantauan dan peninjauan lapangan di kawasan Pasar Amor saat ini sedang berjalan intensif untuk mengkaji kelayakan rute baru tersebut.

"Pemkab Agam bersama tim teknis lintas sektoral, mulai dari tingkat provinsi, perwakilan pelaksana proyek, hingga dinas terkai, terus melakukan koordinasi dan sinkronisasi data di lapangan. Peninjauan ini krusial untuk memastikan rute yang dipilih benar-benar efisien dan tidak menimbulkan persoalan baru bagi warga setempat di kemudian hari," terangnya.

Asisten II Sekda Kabupaten Agam, Andrinaldi, M.Si

Meskipun kajian trase bypass ini masih dinamis dan membutuhkan sosialisasi lebih mendalam kepada warga, koordinasi dipercepat demi mengejar target waktu dari pemerintah pusat.

Menurut Andrinaldi, seluruh pihak terkait diminta bergerak cepat agar proses prakiraan dampak lingkungan dan identifikasi awal lahan berjalan beriringan. Langkah ini dilakukan agar tahapan awal perencanaan tidak mengganggu target operasional yang telah ditetapkan untuk infrastruktur penghubung utama tersebut.

"Harapan dari pemerintah pusat, tol ini sudah selesai dan tersambung pada tahun 2029. Oleh sebab itu, kami diminta bergerak secepat mungkin di lapangan agar proses persiapan lahan ini dapat rampung tepat waktu," sebutnya.

Pembangunan ruas Tol Sicincin-Bukittinggi ini sambung Andrinaldi, diproyeksikan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah serta memperlancar arus transportasi logistik dari Pekanbaru menuju Sumatra Barat. Selain memperkuat konektivitas antarprovinsi, rute bebas hambatan ini juga dipersiapkan sebagai jalur alternatif utama bagi pengendara.

"Jalur ini diharapkan dapat mengurai kepadatan sekaligus menghindari kawasan Lembah Anai yang selama ini sangat rawan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor," ungkapnya. (NAS)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....