Wako Hendri Serap Aspirasi Warga Koto Katik untuk Prioritas Pembangunan

  • 15 Jul 2026 00:34 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Panjang– Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menyerap berbagai aspirasi masyarakat Kelurahan Koto Katik, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT), sebagai bahan penyusunan prioritas pembangunan daerah.

Aspirasi tersebut disampaikan warga dalam audiensi terbuka di Taman Perkim Lingkar Selatan, Selasa 14 Juli 2026 malam. Kegiatan turut dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, serta masyarakat setempat.

Dalam dialog tersebut, warga mengusulkan sejumlah kebutuhan mendesak. Di antaranya perbaikan jalan, pemasangan penerangan jalan umum (PJU), pembangunan jalan usaha tani, perbaikan jaringan irigasi, pengembangan destinasi wisata sungai, penataan Taman Lingkar Selatan, hingga evaluasi penerapan sistem satu arah di kawasan Pasar Pusat.

Menanggapi hal itu, Hendri menyebut salah satu persoalan serius adalah kerusakan Jalan Lingkar Selatan akibat longsor. Ia merinci, saat ini terdapat tiga titik longsor yang menyebabkan ruas jalan sepanjang sekitar 2,5 kilometer terputus.

“Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah. Namun hingga saat ini belum tersedia anggaran yang memadai untuk penanganannya. Kami terus mengupayakan bantuan dari Kementerian PUPR, di samping menyiapkan langkah agar penanganannya dapat dianggarkan melalui APBD 2027,” ujarnya.

Hendri menjelaskan audiensi sengaja digelar untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian. Menurutnya, komunikasi langsung penting agar program pemerintah benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.

“Setiap aspirasi yang disampaikan malam ini akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut pemerintah sesuai kewenangan yang ada. Kami ingin memastikan setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan serupa terus menjadi ruang komunikasi efektif antara pemerintah dan masyarakat. Dengan begitu, berbagai persoalan dapat diselesaikan secara bertahap melalui kolaborasi semua pihak.

Melalui audiensi tersebut, Pemko Padang Panjang menegaskan komitmen membuka ruang dialog dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang partisipatif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....