Wako Hendri Tinjau HPS dan MPLS di SMPN 1 Padang Panjang

  • 13 Jul 2026 12:35 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Panjang - Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis meninjau pelaksanaan Hari Pertama Sekolah (HPS) dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Padang Panjang, Senin 13 Juli 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Hendri didampingi Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Panjang, Mahdelmi. Ia mengajak peserta didik menjadikan hari pertama sekolah sebagai momentum membangun karakter, kedisiplinan, dan semangat belajar.

Di hadapan siswa baru, Hendri memberikan motivasi agar masa sekolah dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi diri dan membentuk karakter sebagai bekal masa depan. Ia juga mengajak seluruh siswa menerapkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

"Terapkan tujuh kebiasaan itu dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, hingga tidur lebih awal. Kebiasaan-kebiasaan sederhana ini akan membentuk pribadi yang disiplin, sehat, cerdas, dan berkarakter," ujarnya.

Selain penguatan karakter, Hendri menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan. Menurutnya, suasana belajar yang kondusif akan mendukung peserta didik berkembang secara optimal.

Pada kesempatan itu, Hendri juga menjelaskan kebijakan Pemerintah Kota yang menerapkan lima hari sekolah. Kebijakan tersebut sejalan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dengan sistem ini, akhir pekan dapat dimanfaatkan keluarga untuk memperkuat pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan, olahraga, maupun aktivitas positif lainnya.

Ia turut menyampaikan alasan penerapan jam masuk sekolah pukul 06.25 WIB. Kebijakan itu bertujuan menumbuhkan budaya disiplin sejak dini agar siswa terbiasa bangun lebih pagi, beribadah, sarapan sehat, dan mengikuti pembelajaran dalam kondisi fisik serta mental yang siap.

"Memang setiap perubahan membutuhkan proses penyesuaian. Kami memahami para orang tua, terutama ibu-ibu, mungkin perlu menyesuaikan rutinitas pagi. Namun perubahan ini dilakukan demi membentuk karakter anak-anak kita menjadi lebih disiplin dan siap menghadapi masa depan," katanya.

Hendri menambahkan, kondisi udara Kota Padang Panjang yang sejuk menjadi faktor pendukung agar proses belajar pada pagi hari berlangsung lebih nyaman dan efektif.

Ia juga mengajak orang tua menyukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS). Kehadiran ayah atau wali pada hari pertama sekolah dinilai sebagai bentuk dukungan nyata yang menumbuhkan rasa percaya diri, memberi rasa aman, serta memperkuat ikatan emosional.

"Mari luangkan waktu di pagi hari untuk hadir, mengantar, memeluk, dan mendoakan anak sebelum mereka memasuki sekolah. Mungkin hanya beberapa menit bagi orang tua, tetapi akan menjadi kenangan dan semangat yang melekat bagi anak sepanjang hidupnya," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....