Wako Hendri Serahkan Bantuan Saprodi Cabai Rp240 Juta ke Petani
- 13 Jul 2026 12:59 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang - Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani dan masyarakat, Senin 13 Juli 2026. Penyerahan dilakukan di Aula Lantai II Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta menekan laju inflasi daerah melalui peningkatan produksi cabai.
Melalui Program Sarana Produksi Budidaya Cabai, Pemerintah Kota mengalokasikan anggaran Rp240 juta. Bantuan disalurkan kepada 198 petani yang mengelola lahan seluas 9,90 hektare. Bantuan yang diberikan berupa benih cabai merah, mulsa plastik hitam perak, dan pupuk NPK non-subsidi.
Selain itu, melalui Program Pemanfaatan Pekarangan, Pemko juga mengalokasikan anggaran Rp60 juta untuk 200 rumah tangga di 10 kelurahan. Bantuan berupa bibit sayuran, pupuk, polibag, dan plastik bibit diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengoptimalkan lahan pekarangan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Hendri Arnis mengatakan, kondisi iklim di Padang Panjang sangat mendukung pengembangan tanaman cabai. Ia mengajak petani memanfaatkan bantuan secara optimal agar produksi terus meningkat.
"Kita ingin petani lebih banyak menanam cabai karena iklim Padang Panjang sangat cocok. Jika produksi meningkat, pasokan terjaga dan inflasi juga bisa kita tekan," ujarnya.
Hendri juga mengungkapkan, pada 2027 Pemerintah Kota berencana memperluas dukungan kepada masyarakat. Bantuan yang disiapkan meliputi ayam, bebek, dan ikan bagi warga yang memiliki lahan serta memenuhi persyaratan. "Setiap pekarangan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan sekaligus penambah pendapatan keluarga," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota berdialog langsung dengan kelompok tani. Sejumlah aspirasi yang disampaikan di antaranya kebutuhan kompos, subsidi bahan bakar alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga tingginya biaya pestisida.
Menanggapi hal itu, Hendri meminta Dinas Pangan dan Pertanian menggencarkan pembuatan pestisida nabati. Tujuannya untuk menekan biaya produksi petani sekaligus mendukung pertanian ramah lingkungan.
Ia juga menginstruksikan dinas terkait mengkaji kebutuhan riil bahan bakar alsintan, meningkatkan produksi kompos, serta menggelar forum diskusi rutin bersama petani setiap bulan agar persoalan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana, Kapolres AKBP Wisnu Hadi, Kepala Kejaksaan Negeri Adhi Setyo Prabowo, Kepala BPS Abdul Razi, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Varia Warvis, serta sejumlah kepala OPD dan tamu undangan lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....