Kakankemenag Bukittinggi Ajak Wujudkan Ruang Aman Demi Masa Depan Anak
- 12 Jul 2026 16:03 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan penuh kasih sayang. Menyadari pentingnya perlindungan anak di setiap aspek kehidupan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Bukittinggi, Dr. H. Irwan, M.Ag, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan ruang yang ramah dan bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak.

Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional #RuangAmanNyamanAnak (RANA) dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Menurutnya, anak-anak tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga tumbuh dan berkembang di rumah, lingkungan bermain, tempat ibadah, hingga ruang digital. Oleh karena itu, seluruh ruang tersebut harus menjadi tempat yang aman bagi mereka.
"Anak adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka berhak tumbuh tanpa rasa takut, tanpa ancaman kekerasan, dan memperoleh kasih sayang dari lingkungan sekitarnya. Menciptakan ruang yang aman bagi anak bukan hanya tugas orang tua, tetapi tanggung jawab kita semua," ujar Dr. H. Irwan.
Ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak harus mampu mencegah berbagai bentuk kekerasan, baik kekerasan fisik, psikis, seksual, penelantaran, maupun perundungan dan kekerasan di ruang digital yang kini semakin mengkhawatirkan.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak. Keluarga, sekolah, pemerintah, tokoh agama, masyarakat, dunia usaha, media, hingga setiap individu memiliki peran penting dalam memastikan setiap anak dapat tumbuh, belajar, bermain, dan mengembangkan potensi terbaiknya.
"Ketika anak merasa aman, mereka akan lebih percaya diri, berani bermimpi, serta mampu mengembangkan bakat dan karakter yang baik. Masa depan Indonesia sangat bergantung pada bagaimana kita memperlakukan anak-anak hari ini," tambahnya.
Dr. H. Irwan juga mengajak masyarakat untuk memulai langkah sederhana namun bermakna, seperti mendengarkan suara anak, memberikan perhatian, serta tidak ragu mengambil tindakan apabila menemukan dugaan kekerasan terhadap anak.
"Jangan pernah menutup mata terhadap kekerasan. Keberanian untuk bertindak dan melaporkan merupakan bentuk kepedulian nyata dalam menyelamatkan masa depan anak-anak kita," tegasnya.
Ia mengimbau masyarakat agar menyimpan dan membagikan informasi mengenai layanan pengaduan perlindungan anak sehingga semakin banyak keluarga mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika membutuhkan bantuan.
Melalui momentum Hari Anak Nasional 2026, Kakankemenag Kota Bukittinggi berharap semangat Gerakan Nasional #RuangAmanNyamanAnak (RANA) dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
"Anak-anak tidak membutuhkan dunia yang sempurna. Mereka hanya membutuhkan lingkungan yang membuat mereka merasa dicintai, dihargai, didengar, dan dilindungi. Mari kita hadirkan ruang yang aman, nyaman, inklusif, dan penuh kasih sayang bagi setiap anak Indonesia, karena menjaga anak berarti menjaga masa depan bangsa," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....