Kemenag Padang Panjang Kebut Perbaikan LKj Triwulan II
- 10 Jul 2026 00:19 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang - Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang menggelar pendampingan penyusunan Laporan Capaian Kinerja Triwulan II Tahun 2026, Kamis 09 Juli 2026. Kegiatan ini menindaklanjuti hasil Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan II yang sebelumnya dilaksanakan Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan yang berlangsung di aula kantor tersebut menghadirkan Perencana Ahli Madya Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, Mulyono, sebagai narasumber. Pendampingan diikuti Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi, Garazawa, Pejabat Fungsional, Kepala KUA beserta operator, Kepala Madrasah Negeri beserta operator, serta ASN di lingkungan Kemenag Kota Padang Panjang.
Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Panjang, Mukhlis M., dalam arahannya berharap pendampingan ini mampu meningkatkan pemahaman ASN di kantor, KUA, dan madrasah dalam menuntaskan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP).
"Tentunya seluruh keberhasilan dari capaian kinerja itu adalah hasil dari kerja keras dan kolaborasi antar satker maupun internal Kantor Kemenag. Oleh karena itu, saya berharap seluruh unit satuan kerja mampu memanfaatkan kegiatan pendampingan ini dengan baik, sehingga dapat mengoptimalkan capaian target nantinya," tegasnya.
Mewakili Kepala Kantor, Kasubbag Tata Usaha Endang Sriyani menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kemenag Sumbar yang telah mengirim narasumber. Ia berharap materi yang diberikan dapat menghasilkan laporan yang lebih berkualitas.
"Kami berharap Bapak Mulyono berkenan memberikan arahan dan pendampingan secara mendalam dalam penyusunan laporan, sehingga laporan yang dihasilkan lebih berkualitas dan sesuai dengan ketentuan," ucapnya.
Dalam pemaparannya, Mulyono menekankan pentingnya kesesuaian antara target, realisasi, dan bukti dukung atau evidence dalam sistem. Ia meminta setiap satuan kerja memastikan data yang diinput dapat dipertanggungjawabkan.
"Dengan pendampingan ini diharapkan seluruh ASN Kankemenag, baik yang di Madrasah dan KUA bisa memperbaiki laporan dan evidence yang diinput di SIPKA nantinya. Sesuaikan antara laporan yang dibuat dengan evidence yang ditunjukkan," ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif. Peserta memanfaatkan forum untuk berdiskusi dan menanyakan kendala teknis dalam penyusunan laporan. Tujuannya agar laporan kinerja yang dihasilkan akurat, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(rilis)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....