Ustaz Ahmad Antoni Berdakwah Meski Diuji hingga Alami Kecelakaan

  • 03 Jul 2026 15:00 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Di balik senyum seorang dai yang terus mengajak umat bersabar, tersimpan perjuangan panjang menghadapi ujian yang silih berganti. Itulah yang kini dialami Ustaz Ahmad Antoni.

Meski kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih dan masih menjalani pengobatan dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya, semangat beliau untuk terus mengabdi tidak pernah surut. Pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Ustaz Ahmad Antoni tetap memenuhi amanah sebagai khatib di kampung halamannya sekaligus menyalurkan satu ekor sapi kurban dari LAZNAS kepada masyarakat.

Usai pelaksanaan Salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban, seluruh daging telah selesai dikemas untuk dibagikan kepada warga. Di tengah kesibukan itu, pihak LAZNAS meminta beliau mendokumentasikan kegiatan kurban sekaligus merekam kondisi akses jalan menuju lokasi.

Didampingi putranya, Aris, Ustaz Ahmad Antoni pun berangkat menggunakan sepeda motor. Namun takdir Allah SWT berkata lain. Saat melintasi jalan yang menurun, rem sepeda motor mendadak tidak berfungsi. Kendaraan tak lagi dapat dikendalikan hingga menghantam tikungan dan keduanya terpental ke dalam semak belukar di kawasan yang diperkirakan berkedalaman sekitar 15 meter.

Di tengah situasi yang mencekam, pertolongan Allah SWT datang melalui pengendara lain yang kebetulan melintas. Ustaz Ahmad Antoni dan putranya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Akibat kecelakaan tersebut, Ustaz Ahmad Antoni mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh serta cedera pada bahu yang menyebabkan pergeseran sendi. Sementara Aris mengalami benjol di bagian kening dan luka lecet di punggung.

Berdasarkan kesepakatan keluarga, Ustaz Ahmad Antoni kemudian menjalani pengobatan lanjutan di Padang. Hingga saat ini beliau masih harus menjalani kontrol dan terapi secara berkala sehingga belum dapat kembali bekerja dan beraktivitas seperti biasa. Cedera pada bahunya membuat tangan beliau belum mampu menopang beban dan masih harus menggunakan penyangga agar proses pemulihan berjalan optimal.

Kisah yang dialami Ustaz Ahmad Antoni menjadi pengingat bahwa setiap ujian yang Allah SWT berikan selalu mengandung hikmah. Di tengah rasa sakit yang dialaminya, beliau tetap menunjukkan kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan iman dalam menerima setiap ketentuan Allah SWT.

Sebagai bentuk kepedulian, Pengurus BKMT Kecamatan mengajak seluruh pengurus dan jemaah BKMT Permata untuk bersama-sama menggalang dana guna membantu meringankan biaya pengobatan dan kebutuhan keluarga Ustaz Ahmad Antoni selama masa pemulihan.

Bantuan tersebut diharapkan menjadi wujud ukhuwah Islamiyah sekaligus bentuk kasih sayang kepada sesama. Semoga setiap uluran tangan yang diberikan menjadi amal jariyah dan dibalas Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda.

Mari bersama-sama memanjatkan doa agar Allah SWT mengangkat penyakit Ustaz Ahmad Antoni, memberikan kesembuhan yang sempurna kepada beliau dan putranya, Aris, serta mengganti setiap rasa sakit dengan limpahan rahmat, kekuatan, dan keberkahan."Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (QS. Al-Baqarah: 286).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....