Tekan Stunting Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan 6.000 Baglog Jamur
- 25 Jun 2026 08:43 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh memperketat intervensi pemenuhan gizi masyarakat melalui program budidaya jamur tiram terpadu untuk menekan angka kasus stunting. Langkah ini direalisasikan lewat penyaluran bantuan 6.000 baglog jamur tiram kepada puluhan keluarga miskin berisiko tinggi pada Rabu, 24 Juni 2026.
Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat membuka acara di Aula Dinas Ketahanan Pangan menyatakan, jamur tiram dipilih karena kaya akan kandungan protein, serat, serta vitamin esensial. Kandungan nutrisi tersebut dinilai sangat ideal dalam menyokong tumbuh kembang fisik dan kecerdasan anak secara optimal sejak dalam kandungan.
"Ketahanan pangan dimulai dari rumah tangga. Keluarga yang mampu memproduksi sebagian kebutuhan pangannya sendiri akan lebih tangguh menghadapi kenaikan harga pangan dan kondisi ekonomi yang tidak menentu," kata Elzadaswarman.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda menjelaskan, klaster sasaran bantuan telah disesuaikan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Fokus sebaran intervensi kali ini diprioritaskan bagi wilayah pinggiran kota yang masuk dalam zona rentan pangan pada pemetaan tahun lalu.
Wilayah sasaran tersebut mencakup Kelurahan Talang di Payakumbuh Barat, Kelurahan Napar dan Taratak Padang Kampuang di Payakumbuh Utara, serta Kelurahan Parambahan di Lamposi Tigo Nagori. Sebanyak 40 kepala keluarga dari lokasi prioritas ini masing-masing mendapatkan jatah 150 buah baglog jamur siap panen.
"Kami menetapkan lokasi penerima bantuan berdasarkan hasil penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Tahun 2025. Kelurahan-kelurahan tersebut masuk kategori agak rentan sehingga menjadi prioritas untuk mendapatkan intervensi," ujar Edvidel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....