Rakontek P2P Jadi Momentum Perkuat Sinergi Nakes Padang Panjang
- 24 Jun 2026 00:27 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang - Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menegaskan pembangunan kesehatan merupakan investasi jangka panjang. Investasi itu menentukan kualitas sumber daya manusia dan keberhasilan pembangunan daerah.
Penegasan disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit 2026 di The Valmont Hotel Bukittinggi, Senin 22 Juni 2026. Rakontek diikuti kepala puskesmas, penanggung jawab program P2P, tenaga kesehatan, petugas surveilans, sanitarian, dan tenaga laboratorium.
Rakontek jadi forum evaluasi capaian program, penguatan sinergi, dan penyusunan langkah strategis hadapi tantangan kesehatan masyarakat. Hendri Arnis menyebut keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi atau pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kemampuan kita menjaga masyarakat agar tetap sehat, produktif, dan terlindungi dari berbagai ancaman penyakit,” kata Hendri Arnis.
Wali Kota menegaskan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak bisa dilakukan sektor kesehatan saja. Upaya itu butuh kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, ormas, tokoh agama, tokoh adat, hingga partisipasi aktif masyarakat.
Hendri Arnis mengajak peserta kedepankan pendekatan promotif dan preventif sejalan semangat Germas. Itu langkah utama wujudkan masyarakat sehat dan berdaya saing. Rakontek P2P dinilai momentum penting evaluasi program, identifikasi tantangan lapangan, dan rumuskan solusi inovatif, terukur, berorientasi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
“Melalui Rakontek ini, kita ingin membangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Setiap peserta diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu membawa semangat inovasi, kolaborasi, dan perbaikan berkelanjutan di unit kerja masing-masing,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Sonya Themiarto menyebut Rakontek P2P 2026 momentum perkuat sinergi antartenaga kesehatan. Sinergi mendukung pencapaian target program pencegahan dan pengendalian penyakit.
Dr. Sonya menilai forum itu bukan hanya sarana evaluasi, tetapi juga ruang rumuskan solusi tantangan lapangan.
“Forum ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga ruang untuk merumuskan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. Hasil rakontek ini diharapkan menjadi pedoman dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan program serta kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....