Bentengi Moral Remaja Pemko Payakumbuh Perkuat Pendidikan Agama
- 23 Jun 2026 07:46 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh terus memprioritaskan penguatan pendidikan berbasis keagamaan sebagai tameng utama moral generasi muda dalam menyaring arus digitalisasi. Hal tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat menghadiri khatam Al Quran dan wisuda iqra' MDTA Nurul Iman Kelurahan Ibuh pada Senin, 22 Juni 2026.
Elzadaswarman menyebut momentum khatam bukanlah titik akhir, melainkan gerbang awal bagi anak-anak untuk mendalami esensi kandungan kitab suci. Langkah pembinaan ini selaras dengan visi Wali Kota Zulmaeta demi melahirkan SDM tangguh yang berdaya saing tinggi tanpa menanggalkan identitas budaya serta nilai religius.
"Ini adalah awal bagaimana ke depan anak-anak kita bisa lebih mendalami Al Quran dan menjadi pribadi yang lebih baik," kata Elzadaswarman di hadapan para wali murid dan tokoh masyarakat.
Ia menambahkan, peran orang tua di lingkungan domestik memegang rapor paling strategis dalam mengawasi tumbuh kembang anak. Penanaman akhlak mulia sejak usia dini diklaim menjadi investasi mutlak untuk mencetak calon-calon pemimpin daerah yang berintegritas di masa depan.
"Kepada orang tua, mari kita persiapkan anak-anak kita menjadi calon-calon pemimpin di masa yang akan datang dengan akhlak yang mulia," ujarnya mengingatkan peran penting keluarga.
Lebih lanjut, pemko menyoroti maraknya fenomena sosial negatif akibat lemahnya kontrol diri remaja yang terjadi di ruang publik belakangan ini. Guna mengantisipasi degradasi moral tersebut, sinergi kolektif antara pemerintah, niniak mamak, pengurus masjid, dan lembaga pendidikan harus diperketat secara konsisten.
"Dengan cepatnya perkembangan teknologi, kita harus membentengi anak-anak kita dengan pendidikan agama. Makanya pendidikan moral pada anak harus dibentuk sejak dini, salah satunya melalui pendidikan berbasis agama," ucap Elzadaswarman lugas.
Sementara itu, Pengurus MDTA Masjid Nurul Iman Delna Fitri merincikan bahwa agenda rutin tahunan ini meluluskan 21 peserta khatam dan delapan peserta wisuda iqra'. Pihak yayasan berharap kolaborasi dengan pemko terus terjaga agar operasional pendidikan surau di Payakumbuh semakin representatif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....