Haflah Khatam Ke-87 MDTA Ladang Cakiah, Lahirkan Generasi Qurani Berakhlak Mulia
- 21 Jun 2026 08:00 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Suasana haru, khidmat, dan penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Haflah Khatam Al-Qur'an ke-87 Tahun 2026 MDTA Muhammadiyah Ladang Cakiah, Minggu (21/6/2026).
Sebanyak 10 santri berhasil menuntaskan pembelajaran membaca Al-Qur'an momentum menjadi kebanggaan masyarakat setempat.


Kegiatan yang berlangsung meriah itu dibuka Lurah Ladang Cakiah Feri Zaliyus,S.Kom mewakili Wali Kota Bukittinggi.
Diacara tersebut, Turut hadir Ketua Ranting Muhammadiyah Ladang Cakiah Yusra Dt. Mangkuto Sutan, Payung Panji Persukuan Selayan DR. H. Gusrizal Dt. Salubuak Basa, Anggota DPRD Kota Bukittinggi Yerry Amiruddin Dt. Rangkayo Batuah, Ketua Muhammadiyah ABTB, Tokoh masyarakat Ruzi Haryadi, S.Ag.M.A. Dt. Rangkayo Labiah, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Feri Zaliyus,S.Kom mengajak seluruh masyarakat menjadikan Bukittinggi sebagai kota yang gemilang, religius, dan berbudaya.
Ia menegaskan, khatam Al-Qur'an bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal untuk terus meningkatkan kualitas bacaan, memahami tajwid, memperindah irama tilawah, hingga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
"Jangan berhenti sampai di sini. Teruslah belajar, mengasah kemampuan membaca Al-Qur'an, karena Al-Qur'an adalah pedoman hidup yang tidak akan pernah habis dipelajari. Seperti falsafah Minangkabau, Alam Takambang Jadi Guru, selalu ada pelajaran untuk terus berkembang," ujarnya.
Pesan tersebut disambut antusias para orang tua yang tampak haru menyaksikan putra-putri mereka menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam pendidikan agama.
Sementara itu, Payung Panji Persukuan Selayan DR. H. Gusrizal Dt. Salubuak Basa, menilai keberlangsungan Haflah Khatam Al-Qur'an merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara Muhammadiyah, ninik mamak, tokoh masyarakat, dan pemerintah perlu terus diperkuat agar tradisi keagamaan tetap lestari.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Yerry Amiruddin Dt. Rangkayo Batuah.
Ia mengapresiasi kekompakan masyarakat Ladang Cakiah yang masih mempertahankan budaya bakampuang dan badunsanak dalam setiap kegiatan keagamaan.
"Nilai kebersamaan seperti ini menjadi kekuatan yang tidak mudah ditemukan di daerah lain. Tradisi inilah yang harus terus dijaga," ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua Ranting Muhammadiyah Ladang Cakiah, Yusra Dt. Mangkuto Sutan, mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan fasilitas MDTA Muhammadiyah meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran operasional. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah mengganti atap seng bangunan madrasah.
Ia berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan anggota DPRD, agar kualitas sarana pendidikan agama semakin baik.
Tidak hanya berlangsung khidmat, Haflah Khatam Al-Qur'an ke-87 juga dimeriahkan dengan pawai keliling mengitari kawasan Jalan Tigo Baleh yang diikuti para santri dan masyarakat.
Sorak semangat warga mengiringi langkah para peserta sebagai simbol syiar Islam dan kebanggaan atas generasi Qurani.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada sore hari dengan hiburan panjat tebing yang disambut antusias anak-anak dan masyarakat.
Puncak acara digelar pada malam harinya dengan pengumuman para pemuncak Haflah Khatam Al-Qur'an ke-87.



Lebih dari sekadar seremoni, Haflah Khatam Al-Qur'an MDTA Muhammadiyah Ladang Cakiah menjadi bukti bahwa tradisi keagamaan yang diwariskan secara turun-temurun masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat.
Dari lantunan ayat suci yang menggema hingga semangat kebersamaan yang terjalin erat, acara ini menjadi pengingat bahwa membangun generasi Qurani adalah tanggung jawab bersama demi masa depan Bukittinggi yang religius, berbudaya, dan bermartabat. (JM/RRI BKT)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....