Desa Cantik Dan Sensus Ekonomi Perkuat Fondasi Pembangunan Bukittinggi
- 17 Jun 2026 07:51 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bukittinggi menggelar Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahap II Tahun 2026 di Kantor Camat Guguk Panjang, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur kelurahan dan agen statistik dalam mengelola data yang berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan.
Kepala BPS Kota Bukittinggi, Abdi Gunawan, SE., MM, dalam sambutannya menegaskan bahwa Program Desa Cantik merupakan salah satu strategi BPS untuk memperkuat tata kelola statistik hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Menurutnya, pembangunan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan apabila didukung oleh data yang akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Data yang baik akan menghasilkan perencanaan yang baik, pelaksanaan pembangunan yang tepat sasaran, serta evaluasi yang lebih terukur," ujar Abdi Gunawan.
Ia menjelaskan, sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029, desa dan kelurahan menjadi ujung tombak pembangunan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi. Karena itu, penguatan kapasitas aparatur dalam pengelolaan data menjadi sangat penting.
Melalui Program Desa Cantik, BPS mendorong peningkatan kemampuan statistik aparatur kelurahan agar mampu menghasilkan data berkualitas yang dapat dimanfaatkan dalam penyusunan kebijakan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Abdi Gunawan juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kecamatan Guguk Panjang yang telah berkolaborasi menyukseskan program tersebut. Menurutnya, pengelolaan data bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat.
Selain pembinaan Desa Cantik, BPS Kota Bukittinggi turut menyosialisasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, yang merupakan agenda statistik nasional dan dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali.
Abdi menjelaskan, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi potret menyeluruh kondisi perekonomian Indonesia, mulai dari tingkat nasional hingga desa dan kelurahan. Data tersebut akan digunakan pemerintah sebagai dasar dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan ekonomi, pemberdayaan usaha, peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja, hingga penguatan daya saing daerah.
"Hasil Sensus Ekonomi akan membantu pemerintah mengidentifikasi sektor unggulan daerah, mengetahui potensi usaha masyarakat, mendukung pengembangan UMKM, serta menjadi dasar penyusunan kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Ia juga mengajak seluruh agen statistik menjadi penyambung informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Sensus Ekonomi 2026. Abdi menegaskan bahwa seluruh informasi yang diberikan responden dijamin kerahasiaannya sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.
Pada kesempatan itu, BPS Kota Bukittinggi turut menyampaikan perkembangan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola data yang terintegrasi.
Menurut Abdi, keberadaan DTSEN diharapkan mampu mengatasi perbedaan berbagai sumber data yang selama ini digunakan dalam penyaluran bantuan sosial, sehingga program pemerintah dapat lebih tepat sasaran, efektif, dan merata.
Ia menambahkan, pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan statistik, termasuk Sensus Ekonomi 2026, menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas DTSEN.
"Data bukan sekadar angka dan tabel, tetapi merupakan gambaran nyata kondisi masyarakat yang menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga kualitas data demi pelayanan publik yang lebih baik dan pembangunan yang berkeadilan," tutupnya.
Kegiatan Pembinaan Desa Cantik Tahap II Tahun 2026 diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara BPS, pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, serta masyarakat dalam mewujudkan ekosistem statistik yang berkualitas guna mendukung pembangunan Kota Bukittinggi yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....