Hadapi Tantangan Dengan Empat Pertahanan
- 16 Jun 2026 18:15 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi, Dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan lulusan berkualitas, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bukittinggi menggelar kegiatan lokakarya yang dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi DR. H. Irwan,M.Ag didampingi Plh. Kepala Subbagian Tata Usaha sekaligus Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Aldy Heko Putra, Pengawas Madrasah, Yendrawaty, Kepala MAN, 1 Zulfadhli Alfa dan Kaur TU, H. Ekdi Mastel Diindra Bertempat di Aula MAN 1 Bukittinggi Senin, 15 Juni 2026.
Atas pelaksanaan kegiatan tersebut, Kakan Kemenag menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Kepala beserta keluarga besar MAN 1 Bukittinggi. Ia menilai kegiatan lokakarya merupakan wujud komitmen yang akan berdampak bagi siswa.

DR. H. Irwan,M.Ag menyampaikan, guru serta tenaga pendidik dan kependidikan akan sukses dan merasa bangga ketika melihat anak didiknya berhasil. Maka, salahsatu cara yang tepat adalah melalui lokakarya tersebut.
"Kita memiliki potensi yang hebat. Maka, kita juga harus punya cita-cita dan target. Untuk itu, mari berkomitmen untuk meraihnya. In Syaa melalui lokakarya ini, sebagai sebuah ikhtiar untuk mencapai target yang salahsatunya adalah mengantarkan siswa-siswi MAN 1 Bukittinggi diterima di kampus-kampus ternama," terang H. Irwan
DR. H. Irwan,Ag menegaskan, dalam rangka menghadapi tantangan ke depan yang semakin berat, maka setiap guru, tenaga pendidik dan kependidikan harus memiliki empat pertahanan diri yang juga harus di transfer kepada seluruh peserta didik.
"Pertama adalah skill. Harta yang kita miliki bisa diambil orang. Jabatan yang kita punya bisa hilang, namun skill tidak akan pernah bisa diambil siapapun. Skill akan tetap ada. Untuk itu, mari asah kemampuan, keahlian atau keterampilan yang kita miliki. Skill memiliki nilai yang sangat mahal, maka jadikan lokakarya ini sebagai ajang untuk mematangkan dan memperkuat skill yang kita miliki," ajaknya
"Kedua mindset. Sebenarnya yang menyiksa kita bukanlah orang lain, tetapi mindset kita terhadap sesuatu. Jangan terlalu mencemaskan sesuatu. Ketika kita punya rencana, maka Allah juga memiliki rencana, pastinya rencana Allah yang akan berlaku. Karena Allah perencana terbaik atas segala sesuatu. Namun kita tentunya terus berusaha serta berikhtiar dalam memajukan madrasah serta melahirkan lulusan dan terbaik. Mari berikhtiar dan berkomitmen untuk kemajuan madrasah ke depan," ulasnya
Kakan Kemenag selanjutnya menyampaikan, pertahanan diri ketiga adalah attitude. Integritas serta nilai-nilai kepribadian merupakan suatu hal utama yang dipandang oleh orang lain. Ia menegaskan, betapa banyak orang cerdas namun tanpa attitude menjadikan dirinya jatuh dengan sendirinya.
H. Irwan melanjutkan, pertahanan diri keempat yaitu karakter.
"Karakter adalah cikal bakal diri sendiri. Karakter akan mengantarkan pendidikan yang maju. Melalui kurikulum berbasis cinta, mari kita bangun karakter yang penuh cinta. Cinta kepada Allah, cinta kepada alam serta cinta kepada sesama lingkungan," ajaknya
"Selamat mengikuti kegiatan lokakarya. Semoga menghadirkan terobosan luar biasa. Sehingga hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini. Karena orang yang sama saja hari kemarin dan sekarang, adalah orang yang merugi," pungkasnya
Sementara itu, Kepala MAN 1, Zulfadhli Alfa menyebutkan, bahwa kegiatan lokakarya akan diselenggarakan selama 4 hari secara terpisah.
"Lokakarya akan dilaksanakan selama 4 hari kedepan. Dimulai hari ini, dilanjutkan pada hari Rabu tanggal 17, kemudian tanggal 21 dan tanggal 22 Juni mendatang," terang Zulfadhli Alfa
"Kegiatan ini dilaksanakan setelah melakukan evaluasi. Maka perlu dilakukan pemantapan evaluasi literasi dalam rangka menghadapi ujian numerasi dan literasi oleh siswa-siswi nantinya," pungkasnya
(Andreas)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....