Wako Hendri: Satu Data Jadi Kunci Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran
- 12 Jun 2026 00:27 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang – Implementasi Satu Data Indonesia di daerah jadi kunci menentukan arah kebijakan pembangunan yang tepat, terukur, dan berdampak. Hal itu ditegaskan Wali Kota Hendri Arnis saat membuka Forum Satu Data dan Launching Penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) 2026 di Hall Lantai III Balai Kota, Kamis 11 Juni 2026.
Menurutnya data bukan lagi pelengkap pembangunan, melainkan fondasi utama pengambilan keputusan. Data berkualitas membantu pemerintah menetapkan prioritas, mengalokasikan sumber daya tepat, dan mengevaluasi efektivitas program.
"Dengan data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan, pemerintah dapat menyusun program pembangunan yang lebih efektif sesuai kebutuhan dan kondisi riil di lapangan," ujarnya.
Wako Hendri menambahkan, data valid dan terintegrasi menghasilkan kebijakan tepat sasaran serta menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Sinergi antar-OPD jadi kunci keberhasilan Satu Data.
"Kita berharap tercipta ekosistem data yang semakin kuat. Dengan dukungan data berkualitas dan inovasi berkelanjutan, Padang Panjang mampu menghadirkan kebijakan responsif serta meningkatkan kualitas pelayanan publik," katanya.
Kepala Bappeda Putra Dewangga menyampaikan Forum Satu Data dan penginputan IID bagian dari upaya meningkatkan kualitas perencanaan dan pengambilan keputusan. IID menjadi instrumen mengukur kapasitas inovasi Pemda di tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat.
"Kita berharap seluruh perangkat daerah berpartisipasi aktif mendokumentasikan inovasi. Inovasi terukur dan terdokumentasi jadi modal penting meningkatkan daya saing daerah," ujarnya.
Pada kesempatan itu diserahkan hadiah Lomba Karya Inovasi dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Pelajar.
Juara I: Faiq Ahmad Jiddan, A Kaihan, Merizka Putri dari MAN 1 Padang Panjang dengan inovasi "Pengembangan Bio-Leachate Berbasis Inovasi untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Sirkular".
Juara II: Niswa Mahira, Athar Sardi, Kenzo Albert Ronzi dari SMPN 2 Padang Panjang dengan inovasi "BIOCCOP".
Juara III: Dina Aulia dari MAN 1 Padang Panjang melalui "Khalifah Ecoquest: Integrasi Tafsir Ayat Kauniyah dalam Game Edukasi Remaja".
Penghargaan diharapkan memotivasi pelajar terus berinovasi dan menghasilkan karya bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, staf ahli, asisten, kepala OPD, Kepala BPS, Ketua Baznas, para camat, dan pihak terkait.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....