Wako Hendri Dukung Pendaftaran Tanah Ulayat Lindungi Hak Kaum di Padang Panjang
- 11 Jun 2026 00:51 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang – Pendaftaran tanah ulayat dinilai langkah penting melindungi hak kaum, mencegah sengketa, dan mendukung pembangunan daerah yang tertata. Hal itu mengemuka dalam diskusi bersama pemangku adat dan Forkopimda di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Rabu 10 Juni 2026.
Diskusi dihadiri Wali Kota Hendri Arnis, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, Wakil Wali Kota Allex Saputra, pemangku adat, tokoh masyarakat, serta jajaran terkait.
Wali Kota Hendri Arnis menegaskan dukungan Pemko terhadap pendaftaran tanah ulayat sebagai bentuk perlindungan hak masyarakat hukum adat. Menurutnya tanah ulayat di Minangkabau memiliki nilai ekonomi, identitas, sejarah, dan keberlangsungan kaum.
Ia menyampaikan pendaftaran bukan untuk menghilangkan hak adat yang ada. Tujuannya memberi kejelasan administrasi agar keberadaan tanah ulayat mendapat perlindungan lebih kuat.
"Pendaftaran tanah ulayat merupakan langkah yang perlu kita dukung bersama agar hak masyarakat hukum adat memperoleh perlindungan dan kepastian administrasi," ujarnya.
Hendri menambahkan, administrasi pertanahan yang jelas meminimalkan potensi sengketa akibat batas, status, atau penguasaan tanah yang belum terdokumentasi. Kepastian itu juga memudahkan pemerintah menyusun perencanaan pembangunan selaras kepentingan masyarakat.
Menurutnya keberhasilan pendaftaran butuh dukungan seluruh pihak, terutama pemangku adat dan masyarakat sebagai pemilik hak ulayat. Pemahaman sama terkait tujuan dan manfaat penting agar tidak timbul salah paham.
"Pemerintah daerah mendukung setiap upaya yang bertujuan memberikan kepastian dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat. Dengan kejelasan administrasi, hak kaum tetap terlindungi dan potensi persoalan diminimalkan," katanya.
Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi menyampaikan pendaftaran tanah ulayat diharapkan memberi kejelasan administrasi serta mendukung terciptanya situasi aman dan kondusif.
"Sebagai Kapolres, saya tidak memiliki kepentingan apa pun selain ingin Padang Panjang tetap aman, nyaman, kondusif, dan tertata," tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....